Berita Viral

Kata Pakar soal Buku yang Disita Polisi dari Para Pendemo: Sebaiknya Lebih Bijak

Berikut penjelasan lengkap pakar terkait buku yang disita kepolisian dan dipamerkan ke publik.

Tayang:
Penulis: Ignatia | Editor: Mujib Anwar
Akun Instagram Divisi Humas Polri
BUKU DISITA - Buku-buku yang disita Polda Jabar sebagai barang bukti 25 tersangka perusakan dan pembakaran fasilitas umum di Jawa Barat, 17 September 2025. 

TRIBUNJATIM.COM - Kasus penyitaan buku terhadap para pendemo yang beraksi pada aksi demo beberapa waktu lalu menimbulkan pro dan kontra.

Di balik pro kontra tersebut, belakangan psikolog dan dosen Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta, Ratna yunita Setiyani Subardjo memberikan penjelasan secara khusus.

Ratna mengatakan, kasus penyitaan buku-buku yang berkaitan dengan teori anarkisme oleh polisi dari para pendemo menimbulkan pertanyaan tentang hubungan antara bacaan dan perilaku seseorang.

"Dari perspektif psikologi, bacaan memang dapat memengaruhi perilaku seseorang, tetapi pengaruhnya tidaklah sederhana atau langsung," ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (19/9/2025), seperti dikutip TribunJatim.com, Minggu (21/9/2025).

Pengaruh perilaku seseorang tersebut juga harus dibicarakan lebih jauh dan dalam.

Ratna menambahkan, jika ditinjau lebih lanjut, ada beberapa faktor yang memengaruhi sejauh mana bacaan dapat berdampak pada perilaku seseorang. Berikut di antaranya:

1. Konteks dan tujuan membaca

Menurut Ratna, bagaimana seseorang membaca dan memahami teks, serta apa yang mereka cari dari bacaan tersebut, dapat memengaruhi bagaimana informasi tersebut diproses dan diterapkan.

2. Pengalaman dan latar belakang

Pengalaman hidup, nilai-nilai, dan keyakinan yang sudah ada sebelumnya juga dapat membentuk bagaimana seseorang menafsirkan dan merespons informasi yang mereka baca.

3. Karakteristik individu

Ratna menyampaikan, faktor-faktor seperti kepribadian, kontrol diri, dan kemampuan berpikir kritis juga dapat memengaruhi bagaimana seseorang merespons informasi yang mereka terima.

Baca juga: Mirna Terjerat Pinjol Demi DP Mobil Imbas Gengsi, Cicilan dari Rp3 Juta Jadi Rp60 Juta dalam 4 Bulan

Sementara itu, jika dikaitkan dengan perilaku anarkisme, terdapat teori anarkisme dan perilaku yang bisa dijadikan rujukan, di antaranya:

1. Anarkisme sebagai deologi
Anarkisme adalah teori politik yang menekankan pentingnya kebebasan individu dan penghapusan struktur kekuasaan yang otoriter.

Namun, kata Ratna, interpretasi dan implementasi anarkisme dapat sangat bervariasi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved