Berita Viral
Kriteria Penerima Bansos Terbaru sesuai DTSEN dan Daftar Bantuan yang Lanjut 2026
Penyaluran program stimulus bantuan sosial pada 2026 akan berlanjut dengan sistem berbeda.
Ringkasan Berita:
- Penyaluran program stimulus bantuan sosial pada 2026 akan berlanjut dengan sistem berbeda.
- DTSEN adalah program utama pemerintah di 2025 yang menggantikan Data Tunggal Kesejahteraan Sosial (DTKS).
- Sistem ini berguna sebagai data satu pintu yang memuat informasi mengenai kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia.
TRIBUNJATIM.COM - Penyaluran program stimulus bantuan sosial pada 2026 akan berlanjut dengan sistem berbeda.
Sistem tersebut sudah dibahas sejak akhir 2025 lalu dengan menggunakan konsep filter data yang dikenal dengan DTSEN atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial sebagai poin utama penyaluran bantuan sosial (bansos).
DTSEN merupakan gabungan hasil observasi berbagai instansi mulai Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik, Dukcapil, Bappenas, hingga Pemerintah Daerah.
Sebelumnya data masyarakat tersebar di banyak instansi dan kerap tidak sama, namun melalui DTSEN semua dikumpulkan menjadi satu data yang akurat.
DTSEN adalah program utama pemerintah di 2025 yang menggantikan Data Tunggal Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Sistem ini berguna sebagai data satu pintu yang memuat informasi mengenai kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia.
Hasilnya, pengelompokkan masyarakat berdasarkan kesejahteraan sosial dan ekonomi bisa ditinjau dengan leluasa sesuai Desil atau peringkat, yakni:
- Desil 1: sangat miskin
- Desil 2: Miskin
- Desil 3: Hampir miskin
- Desil 4: Rentan miskin
- Desil 5: Pas-pasan
- Desil 6-10: Menengah ke atas
Jika demikian, lantas seperti apa kriteria yang akan diambil dalam datanya sebagai penerima bantuan?
Baca juga: Cara Mengambil Bansos Beras 20 Kilogram yang Cair di Tahun 2026
Kriteria Penerima Bansos Januari 2026
Dikutip dari Tribun Priangan pada Rabu (21/1/2026), pada tahun ini, sasaran penerima manfaat merupakan desil yang paling bawah dengan dilakukan pemutakhiran DTSEN secara berkala dan akurat.
Dengan demikian pendistribusian akan dilakukan secara bertahap mulai dari desil 1 untuk PKH, desil 1-2 untuk sembako, serta desil 1-4 penerima PBI.
Selain itu, seseorang tidak lagi menerima bansos kemungkinan masuk kategori lulus dari PKH atau bansos lainnya.
Sebagaimana dicanangkan pemerintah pada tahun lalu akan ada 300.000 keluarga penerima manfaat (KPM) yang akan naik kelas.
Sebagai informasi, peringkat desil dibagi dalam 5 kriteria, di antaranya:
- Penerima Program Keluarga Harapan (PKH): Desil 1-4
- Penerima Sembako (BPNT): Desil 1-5
- Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JKN): Desil 1-5 atau asesmen
- Asisten Rehabilitasi Sosial (ATENSI): Desil 1-5 atau asesmen
- Bansos lain dari Kemensos: Desil 1-5 atau asesmen
Kesimpulannya, untuk desil 1 sampai 4 adalah kelompok yang berpeluang menerima semua jenis bansos.
| Kurniah Terusir dari Rumah Imbas Keluarga Sering Bertengkar, Bawa Bayi Tinggal di Gazebo Tanpa Kerja |
|
|---|
| 2 Jam di Jalan untuk Urus Akta Kelahiran, Siti Diminta Calo Bayar Rp160 Ribu, Bisa Beres Meski Tutup |
|
|---|
| 6 Tahun Mantan Finalis Puteri Indonesia Jadi Dokter Kecantikan Gadungan hingga Korban Cacat Permanen |
|
|---|
| Tiap Hari Pakai Sepatu Sekolah Kekecilan, Siswa SMK Meninggal setelah Alami Infeksi, Ibu Menangis |
|
|---|
| Sosok Penjual Nanas Punya 2 Mobil Tapi Tinggal di Gubuk, Dedi Mulyadi Beri Pekerjaan Gaji Rp4,2 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Ilustrasi-warga-menerima-bantuan-sosial-atau-bansos-atau-BLT.jpg)