Berita Viral
Cara Hukam Mahasiswa Asal Banyumas Bertahan Hidup saat Iran Diserang AS, Internetpun Mati
Hukam seorang mahasiswa asal Banyumas sempat beberapa minggu bertahan di Iran karena konflik yang sedang memanas dengan AS dan Israel.
Penulis: Ignatia | Editor: Ignatia Andra
Ringkasan Berita:
- Seorang mahasiswa asal Banyumas menceritakan detik-detik menghadapi konflik memanas yang terjadi di Iran
- Hukam kini berada di Indonesia dan menunggu situasi kembali aman untuk lanjutkan pendidikannya
- Ternyata ketika berada di Iran, koneksi internet dan kebutuhan listrik cukup menjadi tantangan tersendiri
TRIBUNJATIM.COM - Salah satu mahasiswa yang merasakan langsung situasi tersebut adalah Ahmad Hukam Mujtaba (25), pemuda asal Desa Sirau, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas.
Berikut kisah Ahmad Hukam yang dikutip TribunJatim.com dari Tribun Jateng, Rabu (11/3/2026).
Saat ini ia sedang menempuh pendidikan magister di bidang sejarah di Iran.
Hukam merupakan alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) tahun 2024.
Ia melanjutkan studi S2 di jurusan Sejarah di Ahlul-Bayt International University (ABU), Tehran, melalui program beasiswa dari pemerintah Iran sejak Ramadan 2025.
Keputusannya melanjutkan studi ke Iran bukanlah keputusan spontan.
Sejak lama ia tertarik mempelajari sejarah bangsa Persia yang dikenal memiliki peradaban panjang dan berpengaruh dalam perkembangan ilmu pengetahuan dunia.
Menurutnya, Iran memiliki kekayaan arsip sejarah serta peninggalan peradaban yang luar biasa.
Baca juga: Pemilik Karaoke Syok Ditagih Pemasok Rokok Padahal Sudah Bayar, Ternyata Ulah Kepala Gudang
Menghadapi Situasi Perang dari Dekat
Situasi mulai berubah ketika konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat memanas.
Hukam mengingat jelas momen ketika kabar serangan pertama kali muncul.
Saat itu ia sedang berkumpul bersama sejumlah pelajar lain di Iran.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat sore, bertepatan dengan 2 Ramadan atau sekitar 20 Februari 2026.
"Hari itu aktivitas kampus masih berjalan seperti biasa.
Bahkan ada kegiatan yang digelar di lingkungan kampus.
Banyumas
Bertahan hidup
Dampak Perang Iran vs Israel Amerika
perang AS-Israel vs Iran
rudal Iran
Amerika Serikat
berita viral
Multiangle
meaningful
TribunJatim.com
| Dadan Hindayana Jawab soal Anggaran Rp5,7 M Aplikasi Rapat BGN, Dipakai untuk Koordinasi |
|
|---|
| Dikritik Dokter, Totok Sirih Ferizka Utami Tangani 250 Orang Sehari, Pasien Bayar Seikhlasnya |
|
|---|
| Nenek Sudah Bayar Rp150 Ribu, Ponselnya Malah Dikasih Tukang Servis ke Orang Lain |
|
|---|
| 7 Bocah Jual Tutup Drainase Hasil Curian Rp25 Ribu untuk Jajan, Orangtua Dipanggil Polisi |
|
|---|
| Sosok Ferizka Utami alias Ibu Ika, Praktisi Pijat Totok Sirih yang Viral Dikecam Dokter Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Mahasiswa-yang-bertahan-hidup-di-Iran-ketika-AS-dan-Israel-terus-gempur-militer.jpg)