Berita Viral
Sosok Abu Janda atau Permadi Arya, Pegiat Medsos yang Diusir Keluar dari Acara Talkshow
Sosok Abu Janda diusir setelah menjalani debat panas. Debat itu membahas soal perang Iran vs Amerika Serikat-Israel.
Tetapi, kabar tersebut dibantah oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Kabar tersebut tidak benar. Tidak ada pengangkatan atas nama Permadi Arya sebagai komisaris JMTO," ungkap Juru Bicara Kementerian BUMN, Putri Violla, Selasa, 8 April 2025.
Viral Ngamuk di TV
Perdebatan sengit antara pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda dan Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari berujung ricuh dalam sebuah program dialog televisi yang dipandu jurnalis Aiman Widjaksono.
Ketegangan di ruang siaran itu bahkan berakhir dengan pengusiran Abu Janda dari studio setelah perdebatan keduanya memanas dan disertai makian.
Potongan video peristiwa tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan menjadi perbincangan publik.
Dialog tersebut membahas konflik yang terjadi antara Iran dan Amerika Serikat–Israel.
Abu Janda menyebut Amerika Serikat memiliki peranan besar terhadap kemerdekaan Indonesia.
Menurut Abu Janda NICA (Netherlands Indies Civil Administration) meninggalkan Indonesia karena tekanan dari Amerika Serikat.
"Amerika tuh punya peran besar sekali pada kemerdekaan kita. Orang tuh ingetnya cuma 17 Agustus aja. Orang lupa pada 1945, Belanda balik. Membonceng pasukan NICA untuk melucuti tentara Jepang,
"Setelah kita proklamasi, kita dijajah lagi sama Belanda. Sampai tahun 49. Yang dikenal dengan agresi Belanda kedua, silakan cek. Dan itu tidak mudah buat para pahlawan kemerdekaan kita. Karena memang supremasi militer Belanda tuh memang terlalu kuat waktu itu. Bahkan Jendral Sudirman pun hanya bisa melawan Belanda dengan taktik hit and run. Apakah dengan hit and run itu efektif untuk mengusir Belanda dari bumi Pertiwi? I don't think so. Tapi tiba-tiba tahun 49, tiba-tiba Belanda mudik. Karena siapa? Karena ditekan Amerika brother," jelas Abu Janda.
Ikrar Nusa Bhakti lalu menanggapi pernyataan Abu Janda soal Amerika Serikat berjasa terhadap kemerdekaan Indonesia.
Namun belum memulai menjelaskan, Abu Janda selalu memotong ucapan Ikrar Nusa Bhakti.
"Amerika kenapa turun tangan pada 1948–49? Itu karena ada...," kata Ikrar Nusa Bhakti.
"Jangan ngaco ya Pak ya, tolong ya. Oh iya ini anda juga baca sejarah dong," celetuk Abu Janda.
Ikrar kemudian meminta Abu Janda untuk membaca buku karya George McTurnan Kahi.
| Viral Guru Sugio Tolak MBG, Sekolah Protes Pengiriman Selalu Terlambat sampai Siswa Sudah Pulang |
|
|---|
| 12 Jam seusai Dadan Hidayana Dicopot, Kantor BGN Digeledah Kejagung, Karyawan Tak Bisa Naik |
|
|---|
| Awal Mula Dandi Pemuda Tulungagung Nikah Nenek Mendes yang Berusia 63 Tahun, Beri Mahar Rp 200 Ribu |
|
|---|
| Rincian Harta Kekayaan Seskab Teddy Indra Wijaya yang Balas Kritik Dino Patti Djalal Senilai Rp 20 M |
|
|---|
| Penyebab Rupiah Tembus Rp17.900 per Dollar AS Menurut Analis Mata Uang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Permadi-Arya-alias-Abu-Janda-pegiat-medsos-yang-diusir-keluar-saat-acara-talkshow.jpg)