Berita Viral

Isi Chat Guru SMP ke Murid yang Bernada Genit, Sempat Ajak Siswinya

Oknum guru SMP di Kabupaten Blora itu diduga melakukan percakapan genit atau kurang layak melalui pesan singkat kepada siswinya.

Editor: Torik Aqua
Tribun Jatim
CHAT - Ilustrasi ponsel. Isi chat guru SMP ke muridnya yang bernada genit, Kamis (9/4/2026). 

Saat menginterogasi siswi di ruang OSIS, oknum guru tersebut justru tidak melibatkan guru BK perempuan, yang seharusnya mendampingi jika menyangkut masalah pribadi siswi.

"Apakah guru BK juga terlibat saat pemanggilan siswa itu, ternyata saat itu belum."

"Hanya setelah selesai masalah itu baru dilaporkan ke guru BK," terang Achlif.

Mengenai viralnya chat tersebut, informasi yang diterima DPRD menyebutkan bahwa tangkapan layar tersebar dari grup kecil antar siswa.

Di sana, para siswa saling bertanya mengenai alasan rekan mereka dipanggil ke ruang guru, hingga akhirnya bukti pesan pada November 2025 yang belum terhapus mencuat ke publik.

Meski pihak sekolah dan Disdik sempat melakukan pertemuan dengan orang tua siswi, DPRD menilai penyelesaian tersebut belum menyeluruh.

Oleh karena itu, tim investigasi lintas OPD (Dindik, Dinsos P3A, dan BKPSDM) diminta bergerak cepat dalam waktu sepekan.

"Kami meminta tim investigasi melibatkan psikolog atau psikiater untuk mendampingi siswinya. Kami ingin trust atau kepercayaan orang tua siswi kembali lagi," ujar politikus PPP tersebut.

DPRD menegaskan tidak akan menoleransi jika ditemukan bukti kuat adanya pelanggaran kode etik guru.

Tim investigasi dipastikan akan memberikan sanksi atau punishment yang jelas kepada oknum yang bersangkutan guna memperbaiki layanan pendidikan di Kabupaten Blora.

Isi percakapan dan tindakan pelaku

Kasus tersebut melibatkan seorang oknum guru SMP Negeri di Kecamatan Randublatung. Dalam tangkap layar percakapan via WhatsApp, itu dilakukan sejak November 2025.

Dalam percakapan yang viral, guru tersebut disebut beberapa kali mengajak siswi bertemu secara pribadi tanpa memperbolehkan kehadiran teman.

Bahkan, guru kerap beberapa kali mengomentari story WhatsApp dari sang murid, dengan nada pujian, seperti 'cantiknya pooolll' dan 'kalau malam tidurnya jam berapa'.

Bahkan, oknum guru tersebut dalam sebuah percakapan tangkapan layar juga sempat mengajak siswi tersebut ke ruang OSIS berdua.

Tindakan Disdik

Terpisah, Kepala Disdik Kabupaten Blora, Sunaryo, mengatakan tim investigasi dibentuk untuk mengungkap peristiwa secara menyeluruh berdasarkan keterangan semua pihak.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved