Berita Terpopuler

Viral Terpopuler: Polemik Gaji Guru Rp 5 Juta Hingga Janda Muda Kabur dari Rumah

Berita dimulai dari usulan gaji Rp 5 juta untuk guru menuai polemik. Selanjutnya ada janda muda yang kabur dari rumah.

Editor: Torik Aqua
kolase/Tribun Sulbar dan Sripoku
VIRAL TERPOPULER: Polemik usulan gaji guru Rp 5 juta hingga pedagang es campur diperas ormas Rp 30 juta. 

Ringkasan Berita:
  1. Usulan gaji Rp5 juta untuk guru dinilai terbentur sistem desentralisasi dan batas fiskal daerah.
  2. Kasus janda muda di Palembang. Polisi menyelidiki dugaan kekerasan dan beri pendampingan psikologis korban.
  3. Pedagang diperas hingga Rp30 juta, polisi kumpulkan bukti dan selidiki pelaku.

 

TRIBUNJATIM.COM - Berita terpopuler di TribunJatim.com yang terangkum dalam viral terpopuler, Kamis (16/4/2026).

Sejumlah berita menarik tersaji.

Berita dimulai dari usulan gaji Rp 5 juta untuk guru menuai polemik.

Selanjutnya ada janda muda yang kabur dari rumah.

Hingga pedagang diperas Rp 30 juta oleh ormas.

Berikut selengkapnya:

Polemik usulan gaji guru Rp 5 juta 

Usulan penyamarataan gaji guru sebesar Rp5 juta kini menuai polemik.

Usulan itu muncul setelah dikemukakan oleh Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana.

Ia menyebut jika pemerintah sangat mampu untuk memberikan nominal Rp 5 juta untuk gaji guru.

Namun, usulan itu mendapatkan kritik dari Bendahara Umum DPP Partai PRIMA, Achmad Herwandi.

Baca juga: Siswa SMK Tolak MBG dan Minta Jatahnya Dipakai untuk Gaji Guru Honorer: Tidak Membuat Pintar

Ia menilai wacana tersebut berpotensi membangun ekspektasi semu di tengah publik jika tidak diletakkan dalam kerangka kebijakan yang utuh dan berbasis realitas tata kelola pemerintahan.

Menurut Herwandi, persoalan kesejahteraan guru tidak bisa dilepaskan dari desain besar desentralisasi sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999.

Sejak implementasi tahun 2001, pemerintah daerah memiliki kewenangan luas dalam merekrut dan mengelola tenaga honorer.

“Kondisi guru honorer hari ini adalah konsekuensi kebijakan jangka panjang, bukan semata-mata soal kemampuan anggaran negara saat ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (15/4/2026).

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved