Breaking News

Berita Terpopuler

Viral Terpopuler: Polemik Gaji Guru Rp 5 Juta Hingga Janda Muda Kabur dari Rumah

Berita dimulai dari usulan gaji Rp 5 juta untuk guru menuai polemik. Selanjutnya ada janda muda yang kabur dari rumah.

Tayang:
Editor: Torik Aqua
kolase/Tribun Sulbar dan Sripoku
VIRAL TERPOPULER: Polemik usulan gaji guru Rp 5 juta hingga pedagang es campur diperas ormas Rp 30 juta. 

Menurut Bonnie, jika setiap guru diberikan gaji merata sebesar Rp5 juta, maka negara memerlukan dana sekitar Rp17 triliun per bulan atau Rp208 triliun per tahun.

”Kalau saya pukul rata 3.470.000 guru seluruh Indonesia digaji masing-masing Rp5 juta, itu baru Rp208 triliun satu tahun. Anggaran pendidikan kita masih mampu untuk itu,” ujar Bonnie, dikutip dari video di Instagram @bonnietriyana.official.

Bonnie menegaskan seluruh anggota Komisi X memiliki kesamaan visi dalam memperjuangkan kemakmuran guru.

Bahkan, ia menyebut rekan sejawatnya di komisi tersebut, Once Mekel, sempat melontarkan wacana agar gaji guru idealnya mencapai Rp15 juta per bulan.

Melihat ketersediaan anggaran pendidikan nasional yang dialokasikan sebesar 20 persen dari APBN, Bonnie meyakini peningkatan kesejahteraan ini bukan hal yang mustahil untuk diwujudkan dalam waktu dekat.

”Mari kita wujudkan kesejahteraan guru. Kami di Komisi X mendukung 1.000 persen tanpa korting kepada guru-guru di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews

Janda muda kabur dari rumah

Janda muda berusia 16 tahun diduga mengalami pengalaman miris yang dilakukan oleh oknum pria tak dikenal.

Pihak keluarga bergerak cepat melaporkan kejadian ke polisi setelah menyadari keluarganya menghilang pada pukul 3 dinihari.

Satreskrim Polrestabes Palembang memproses kasus ini dan akan segera membawanya ke jalur hukum.

Kasus dugaan rudapaksa terhadap seorang janda muda berinisial Z (16) di kawasan Jalan Tanjung Bubuk, Kecamatan Gandus, Palembang, masih dalam proses penyelidikan Satreskrim Polrestabes Palembang.

Peristiwa ini terungkap setelah ibu sambung korban, YV (34), melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang pada Selasa (14/4/2026) sore.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP M Jedi P mengatakan, laporan telah diterima dan kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

“Laporan sudah diterima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan serta pendalaman oleh Unit PPA,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Dapat pendampingan psikologis

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap terlapor.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved