Berita Viral
PM Jepang Bisa Multitasking Urus Negara dan Suami, Sehari Cuma Tidur 2 Jam
Cara hidup Perdana Menteri Jepang ternyata tak pernah terduga sebelumnya, sehari dirinya cuma tidur 2 jam karena harus urus negara dan suami.
Penulis: Ignatia | Editor: Ignatia Andra
Kondisi fisik Takaichi kian diperhatikan publik mengingat tanggung jawabnya di rumah.
Sejak Desember tahun lalu, dia tinggal di kediaman resmi bersama suaminya yang harus menggunakan kursi roda setelah menderita infark serebral.
Meski tidak memiliki anak, Takaichi secara langsung merawat suaminya di tengah kesibukan memimpin negara.
Hal inilah yang membuatnya dijuluki sebagai working carer.
Tuntutan kerja dan peran merawat ini berdampak pada waktu istirahatnya yang sangat minim.
Dalam sidang Majelis Nasional November tahun lalu, dia sempat memicu perhatian publik saat memaparkan durasi tidurnya.
"Waktu tidur saya akhir-akhir ini umumnya dua jam, dan bahkan pada hari-hari yang lebih panjang, hanya empat jam," ungkap Takaichi.
Baca juga: Apa itu Pearl Harbor? Peristiwa yang Disinggung Donald Trump saat Bertemu PM Jepang
Warganya khawatir
Gaya hidup Takaichi yang kurang istirahat sebenarnya bukan hal baru.
Tahun lalu, dia sempat dikritik publik setelah menggelar rapat dengan para sekretaris pada pukul 03.00 pagi di kediaman resmi hanya untuk mempersiapkan jawaban bagi sidang Majelis Nasional.
Kini, kondisi Takaichi mulai memicu kekhawatiran di kalangan politik Jepang.
Sejumlah pihak merasa cemas jika kurang tidur yang berkepanjangan dapat memengaruhi kesehatan sang Perdana Menteri.
Lebih jauh lagi, muncul kekhawatiran bahwa kelelahan fisik dan mental tersebut berpotensi memicu kesalahan dalam pengambilan keputusan kebijakan yang krusial bagi negara.
Baca juga: Setelah Tertunda Setahun, Merci Mahasiswa STIE Malangkucecwara Akhirnya Berangkat Magang ke Jepang
Akibat tidur cuma 2 jam
Dikutip dari Kompas Health, kurang tidur termasuk kondisi ekstrem seperti hanya tidur sekitar 2 jam, tidak sekadar membuat tubuh terasa lelah, tetapi memicu gangguan serius pada fungsi tubuh.
Dalam jangka pendek, otak menjadi organ yang paling cepat terdampak: kemampuan konsentrasi, daya ingat, dan proses berpikir menurun karena tidur berperan penting dalam memproses informasi dan memulihkan fungsi kognitif.
Akibatnya, seseorang menjadi mudah linglung, lambat bereaksi, dan berisiko tinggi mengalami kesalahan atau kecelakaan.
Multiangle
meaningful
Perdana Menteri
Jepang
Sanae Takaichi
Kepala Pemerintahan Jepang
berita viral
TribunJatim.com
| Eksepsi Sugiri Sancoko Ditolak, Sidang Bupati Ponorogo Nonaktif Lanjut ke Pemeriksaan Saksi |
|
|---|
| Anak Galau Puluhan Tahun Jari Ayah Bengkak Cincin Tak Bisa Dilepas, Ditangani Damkar Cuma 15 Menit |
|
|---|
| Sebelum Beraksi, Penikam Nus Kei Galau Ditawari Imbalan Rp 1 Miliar, Sempat Temui Pacar Dulu |
|
|---|
| Harta Kekayaan Suratno Ketua DPRD Magetan dan Deretan Mobilnya Sebelum Jadi Tersangka KPK |
|
|---|
| Beda Nasib Toni Pembuat Website dengan Amsal Sitepu Videografer yang Berhasil Bebas, Kasus Mirip |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Sanae-Takaichi-perdana-menteri-jepang-yang-gaya-hidupnya-cukup-ekstrem.jpg)