Cerita Kernet Bus ALS Selamatkan Diri saat Tabrakan, Lompat Keluar Lewat Kaca Api Langsung Besar

Muhamad Fadli merupakan kernet dari Bus ALS. Ia menjadi satu dari empat orang yang selamat dari insiden maut tersebut.

Tayang:
KOLASE Sripoku/Eko Mustiawan dan Tribun Sumsel/Eko Hipronis
KORBAN SELAMAT - Muhamad Fadli (kanan) merupakan kernet dari Bus ALS. Ia menjadi satu dari empat orang yang selamat dari insiden maut tersebut. Fadli mengalami luka ringan di bagian betis pada kedua kakinya dan luka di bagian lengan tangan sebelah kiri, Kamis (7/5/2026). 

Pada saat kejadian, para penumpang mayoritas dalam kondisi tidur dan sebagian kecil main HP.

"Habis tabrakan itu api langsung besar. Saya lompat keluar dan lari ke bagian belakang. Kemudian juga diikuti oleh 3 orang lainnya. Itulah mereka berhasil selamat," ucapnya.

Sedangkan untuk para penumpang lainnya terjebak dan tidak bisa keluar, hingga akhirnya tewas terbakar dalam insiden tersebut.

"Untuk 2 korban selamat itu, posisinya duduk di bagian kursi belakang kernet, kalau yang satunya tidak tahu duduk sebelah mana," ucapnya.

"Dalam bus itu berpenumpang 18 orang termasuk sopir dan kernet," imbuhnya.

Ditambahkannya, dari 18 penumpang tersebut, 4 di antaranya merupakan perempuan yang terdiri dari 3 orang dewasa dan 1 orang balita.

"Yang selamat itu 1 orang perempuan, sedangkan 3 orang lainnya laki-laki," tegasnya.

Baca juga: Hantam Mobil Tangki BBM, Bus ALS Terbakar Hebat di Muratara, Warga Histeris 16 Orang Tewas

Berangkat dari Semarang ke Medan

Dia mengaku, mobil bus tersebut berangkat dari Semarang pada 2 Mei 2026 dengan tujuan ke Medan, Sumut.

"Berangkat dari Semarang tanggal 2 Mei dan terakhir berhenti di SPBU wilayah Kota Lubuklinggau untuk mengisi BBM," jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dalam perjalanan memang kondisi mobil sempat mengalami masalah, namun saat itu masih bisa diperbaiki dan akhirnya melanjutkan perjalanan.

"Di jalan sempat ada masalah, tapi bisa diatasi oleh sopir, jadi kembali lanjut perjalanan," tutupnya.

Daftar Korban Meninggal

Sebelumnya, kecelakaan maut antara Bus ALS dan truk tangki minyak terjadi di Jalinsum Muratara tepatnya di Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, pada Rabu (6/5/2026).

Akibat kecelakaan tersebut, 16 orang tewas di tempat dengan kondisi terbakar, 3 orang mengalami luka berat, dan 1 orang hanya luka ringan.

Saat itu, seluruh korban tewas telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara di Kota Palembang untuk proses pemeriksaan lebih lanjut dan identifikasi.

Sedangkan untuk 4 korban selamat, kini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved