Cerita Kernet Bus ALS Selamatkan Diri saat Tabrakan, Lompat Keluar Lewat Kaca Api Langsung Besar

Muhamad Fadli merupakan kernet dari Bus ALS. Ia menjadi satu dari empat orang yang selamat dari insiden maut tersebut.

Tayang:
KOLASE Sripoku/Eko Mustiawan dan Tribun Sumsel/Eko Hipronis
KORBAN SELAMAT - Muhamad Fadli (kanan) merupakan kernet dari Bus ALS. Ia menjadi satu dari empat orang yang selamat dari insiden maut tersebut. Fadli mengalami luka ringan di bagian betis pada kedua kakinya dan luka di bagian lengan tangan sebelah kiri, Kamis (7/5/2026). 

Berikut adalah identitas korban meninggal: 

  1. Aryanto (49) – Pengemudi Mobil Tangki Seleraya (Warga Lubuk Linggau)
  2. Martoni (48) – Penumpang Mobil Tangki Seleraya (Warga Musi Rawas Utara)
  3. Alif (44) – Pengemudi Bus ALS (Warga Jawa Tengah)
  4. Saf (50) – Kenek Bus ALS (Warga Medan)
  5. Maleh (42) – Kru Bus ALS (Warga Medan)
  6. Relodo – Penumpang Bus ALS
  7. Zulkifli – Penumpang Bus ALS
  8. Aldi Sulistiawan – Penumpang Bus ALS
  9. Rani – Penumpang Bus ALS (Istri Aldi Sulistiawan)
  10. Bela – Penumpang Bus ALS (Anak dari Aldi dan Rani)
  11. Celinton - Penumpang Bus ALS
  12. Hisyamsiah Bachri - Penumpang Bus ALS
  13. Sukardi - Penumpang Bus ALS
  14. Salim - Penumpang Bus ALS
  15. Budiyanto - Penumpang Bus ALS
  16. Barhul Ulum - Penumpang Bus ALS

Baca juga: Nekat Ngeblong di Marka Lurus, Bus Harapan Jaya Adu Banteng dengan Truk di Ngujang Tulungagung

4 Korban Selamat

Hingga saat ini, tercatat ada 4 orang yang berhasil lolos dari maut.

Tiga di antaranya mengalami luka bakar serius akibat ledakan minyak mentah dan saat ini tengah berjuang dalam perawatan intensif di RSUD Rupit.

  • Jumiatun (35) warga Pati, Jawa Tengah (luka bakar)
  • Ngadiono (44) warga Pati, Jawa Tengah (luka bakar)
  • Muhammad Fahrul Hubaidi (31), warga Tegal (uka bakar)

Korban diperbolehkan pulang: M Fadli bin Ibrahim (30), kenek Bus ALS asal Riau (Luka lecet/ringan).

Kesaksian Warga saat Ikut Evakuasi

Kobaran api membubung tinggi di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) siang.

Bus ALS dan truk tangki BBM yang tabrakan terbakar, nyaris tanpa menyisakan bentuk, hanya kerangga yang sudah hangus. Ada 16 orang tewas.

Jon, warga Desa Karang Jaya, ikut mengevakuasi empat korban di antaranya.

Dia bercerita, di tengah kepanikan warga dan ledakan yang beberapa kali terdengar dari lokasi kejadian.

Jon menjadi salah satu saksi mata yang melihat langsung detik-detik kebakaran hebat itu.

Dia tahu bagaimana asap hitam membubung tinggi, keterlambatan mobil pemadam kebakaran tiba di tempat kejadian, hingga kepanikan warga yang hanya bisa menyaksikan dari radius puluhan meter.

Bagaimana cerita Jon yang turut mengevakuasi korban dan menyaksikan dua kendaraan terbakar hingga menelan korban jiwa belasan orang?

Berikut petikan wawancara Jurnalis Tribun Jambi, Rifani Halim, bersama saksi mata Jon, dalam program Saksi Kata Tribun Jambi:

TJ: Bang Jon, kemarin berada di lokasi dan melihat bagaimana hebatnya kebakaran bus ALS dan mobil tangki. Bisa diceritakan awal mula abang sampai ke lokasi kejadian?

Jon: Selepas azan zuhur aku jemput anak sekolah. Pas nengok dari arah tempat aku kerja, ada asap tebal. 

Aku kira ada rumah atau apa yang terbakar. Ternyata orang-orang bilang ada mobil tabrakan sampai meledak. 

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved