Langkah Universitas setelah Mahasiswa Terekam Berbuat Asusila Sesama Jenis di Kampus

Peristiwa asusila sesama jenis itu terjadi di area perpustakaan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Depok, Jawa Barat, pada Selasa (2/6/2026).

Tayang:
Editor: Torik Aqua
Istimewa/TribunJatim.com
DITINDAK - Ilustrasi video. Mahasiswa penyuka sesama jenis kini ditindak tegas oleh kampus. 

Ringkasan Berita:
  1. Video pasangan sesama jenis bermesraan di area perpustakaan PNJ, Depok, viral di media sosial dan memicu perhatian publik.
  2. Pihak kampus membenarkan kejadian tersebut, mengamankan kedua pihak, serta mempertimbangkan sanksi sesuai aturan yang berlaku.
  3. Artikel juga menyinggung kasus lain di Depok, yakni seorang guru MTs yang dipecat setelah diamankan terkait dugaan menawarkan jasa seksual sesama jenis.

 

TRIBUNJATIM.COM - Langkah tegas universitas setelah sepasang mahasiswa sesama jenis terekam berbuat asusila di lingkungan perguruan tinggi.

Hal ini membuat kampus memberikan tindakan terhadap asusila tersebut.

Peristiwa asusila sesama jenis itu terjadi di area perpustakaan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Depok, Jawa Barat, pada Selasa (2/6/2026).

Pada siang hari, pasangan tersebut terekam sedang berdiri sambil berciuman.

Baca juga: Pria Sragen Jadikan Lampu Toilet Kode Rahasia Transaksi Sesama Jenis, Ditangkap usai Setahun Beraksi

Mereka kemudian diamankan satpam agar tak menjadi sasaran pengeroyokan.

Saksi mata menerangkan pria berinisial AW datang ke kampus untuk menemui mahasiswa PNJ semester dua, ARM.

AW bukan mahasiswa PNJ, namun datang ke kampus dengan pakaian rapi.

"Mereka keciduk ciuman di perpustakaan PNJ di belakang. Yang satu anak PNJ, yang (baju biru) anak luar," ungkapnya, Selasa.

Humas PNJ, Soraya Aldina, menyayangkan adanya tindak asusila sesama jenis di dalam kampus.

“Itu memang benar terjadi di lingkungan kampus,” bebernya, dikutip dari WartaKotalive.com.

Kedua pelaku telah diamankan dan pihak kampus menjaga hak-hak mereka.

“Sanksi paling berat itu tentu ada, bisa dikeluarkan, tapi untuk keputusan akhir kita akan telaah lagi aturan-aturannya seperti apa, yang bersangkutan itu memang pantas atau tidaknya untuk mendapatkan, itu kan kita harus telaah,” ujarnya.

ARM dan AW diberi kesempatan untuk berbicara di hadapan mahasiswa.

Mereka saling berkenalan di media sosial dan berencana untuk mencari kuliner bersama.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved