Breaking News

Prabowo Disarankan Noel Ebenezer agar Gandeng PDIP, ada Potensi Peristiwa Besar Juni-Juli

Saran itu disampaikan oleh terdakwa kasus dugaan korupsi sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan, Noel Ebenezer. 

Tayang:
Editor: Torik Aqua
via/KOMPAS.com/Fristin Intan Sulistyowati
GANDENG - Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, pada Senin (27/4/2026). Noel ingatkan Prabowo agar gandeng PDIP. 

Ringkasan Berita:
  1. Noel Ebenezer menyarankan Presiden Prabowo Subianto menjalin kerja sama dengan pihak yang dinilainya loyal, termasuk PDIP.
  2. Noel mengingatkan adanya potensi gejolak politik dan sosial yang menurutnya perlu diantisipasi pemerintah.
  3. Ia menilai Presiden Prabowo harus menghindari pihak yang hanya berorientasi pada jabatan dan kepentingan pribadi.

 

TRIBUNJATIM.COM - Presiden Prabowo Subianto disarankan agar memperkuat dukungan dari pihaknya yang loyal.

Saran itu disampaikan oleh terdakwa kasus dugaan korupsi sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel Ebenezer

Dalam pernyataannya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (4/6/2026), Noel secara khusus menyebut PDIP dan kelompok pendukung Habib Rizieq sebagai pihak yang memiliki loyalitas kuat terhadap kepemimpinan dan ideologi.

Selain itu, Noel juga mengingatkan adanya potensi gejolak politik dan sosial dalam beberapa bulan ke depan.

Ia mengklaim terdapat konsolidasi berbagai elemen masyarakat yang berpotensi memicu eskalasi politik apabila tidak diantisipasi, seraya meminta Presiden Prabowo lebih peka terhadap berbagai indikator ekonomi dan dinamika politik yang berkembang.

Baca juga: Sosok dan Kekayaan Noel Ebenezer, Mantan Wamenaker yang Divonis 4,5 Tahun Penjara

"Pak Prabowo harus mampu mencari kawan yang strategis dan kawan loyal. Pertama, kawan loyal dan partai loyal adalah partai PDIP. Kedua, barisan Habib Rizieq yang hari ini luar biasa punya loyalitas kepemimpinannya dan PDIP juga punya loyalitas ideologis. Jangan cari partai yang ke sana-ke sini," kata Noel kepada awak media di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Noel juga mengingatkan Presiden Prabowo jangan mencari kawan yang orientasinya jabatan.

"Dan jangan cari kawan yang hanya orientasi mencari jabatan dan uang. Kasihan Pak Prabowo, beliau orientasi kerakyatan luar biasa," jelasnya.

Noel juga menyinggung bakal adanya gejolak yang berupaya untuk menggulingkan pemerintahan serta kemungkinan terjadinya 98 jilid dua jika tidak diantisipasi.

Mulanya ia menyoroti mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, yang menjadi tersangka perkara dugaan korupsi.

"Ini juga memprihatinkan. Pak Prabowo luar biasa bekerja untuk bangsa ini dan rakyat ini. Tercederai dengan mungkin saya tidak mau memberi sebuah kesimpulan. Karena ini kan masih dalam proses hukum. Saya tidak berani terlalu masuk ke sana," kata Noel.

Kemudian ia menyebutkan telah jauh-jauh hari mengingatkan bahwa akan ada pejabat yang terseret kasus.

"Dulu yang saya ingatkan Pak Purbaya. Tapi ternyata yang kena ada dua hari ini. Selain Pak Dadan ada Pak Silmy," ucapnya.

Noel menyatakan dalam bulan Juni-Juli ini banyak juga pejabat yang akan ditangkap oleh KPK.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved