Nasib Pasien di Rumah Sakit yang Diserang Pasien Sekamar usai Berbincang
Pihak rumah sakit memperketat pengawasan keamanan serta pemeriksaan barang bawaan pasien dan keluarga untuk mencegah kejadian serupa.
Ringkasan Berita:
Â
TRIBUNJATIM.COM - Seorang pasien di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar diduga menjadi korban penganiayaan oleh pasien lain yang berada dalam satu ruangan perawatan yang sama.
Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (13/6/2026) malam hingga membuat korban mengalami luka robek pada tangan kanan akibat sabetan senjata tajam jenis badik di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Polisi langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan terkait kejadian tersebut.
Sementara pihak rumah sakit menyatakan akan memperketat pengawasan keamanan serta pemeriksaan barang bawaan pasien dan keluarga untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Baca juga: Prajurit TNI Cuma Divonis 10 Bulan dan Tak Dipecat usai Aniaya Remaja hingga Tewas, LBH Keberatan
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek pada bagian tangan kanan dan harus mendapatkan penanganan medis.
Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Kronologi Penyerangan di Ruang Infection Centre
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari kepolisian, korban berinisial J (55), warga Kecamatan Tamalanrea, Makassar.
Sementara terduga pelaku berinisial NS (45), yang juga tercatat sebagai pasien di rumah sakit tersebut.
Peristiwa bermula ketika korban sedang menjalani perawatan di ruang Infection Centre.
Pada waktu yang sama, pelaku disebut terlihat berjalan di dalam ruangan sambil membawa sebilah badik.
Beberapa saat kemudian, pelaku mendekati tempat tidur korban dan sempat berbincang dengannya.
Namun, situasi berubah secara tiba-tiba ketika pelaku diduga mengeluarkan badik yang dibawanya dan melakukan penyerangan.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek pada tangan kanan yang diduga terkena sabetan senjata tajam.
Polisi Bergerak Cepat
Mendapat informasi mengenai kejadian tersebut, personel piket Polsek Tamalanrea yang dipimpin KA SPKT Aiptu Paulus Lolopadang langsung mendatangi lokasi kejadian.
| Empat Jemaah Haji Tuban Sempat Tertinggal, Kini Dua Orang Sudah Pulang ke Indonesia |
|
|---|
| Asyik Nonton Pertandingan Piala Dunia di Samsat Bangkalan, Pemohon Wajib Pajak sampai Lupa Antrean |
|
|---|
| Resmi Jadi Tersangka, Oknum Kiai Ponpes di Malang Menyerahkan Diri dan Langsung Ditahan |
|
|---|
| Arti Warna Sepatu Pink di Piala Dunia 2026 hingga Jersey Paling Diburu Warga Jawa Timur |
|
|---|
| Sosok Tiyo Ardianto, Mantan Ketua BEM UGM yang Temukan Alat Pelacak di Mobilnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Ilustrasi-pasien-ilustrasi-rumah-sakit-ilustrasi.jpg)