Di Tengah Ekspansi Industri, Ribuan Mangrove Ditanam untuk Selamatkan Pesisir Gresik
PII Cabang Gresik menanam 2.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Kalimireng, Kecamatan Manyar, dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- PII Cabang Gresik menanam 2.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Kalimireng, Kecamatan Manyar, dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
- Mangrove dinilai penting untuk menyerap karbon dioksida (CO₂), mencegah abrasi, menyaring polutan, serta menjaga ekosistem pesisir.
- Kegiatan ini melibatkan pemerintah, perusahaan, perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat sebagai bentuk kolaborasi menjaga lingkungan.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Di balik deretan kawasan industri yang terus berkembang di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, masih tersisa bentang pesisir yang membutuhkan perlindungan.
Kawasan Kalimireng, Desa Manyarsidomukti, menjadi salah satu wilayah yang kini dipersiapkan sebagai benteng hijau untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri dan kelestarian lingkungan.
Sabtu (13/6/2026), kawasan pesisir yang berjarak sekitar tiga kilometer dari Jalan Raya Manyar itu dipenuhi aktivitas penanaman mangrove.
Hamparan tambak yang membentang menjadi saksi ribuan bibit mangrove ditanam sebagai upaya memperkuat ekosistem pesisir sekaligus mengurangi dampak perubahan iklim.
Sebanyak 2.000 bibit mangrove ditanam oleh Perkumpulan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Gresik dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tanggal 5 Juni. Pada tahun 2026, ditentukan PBB tahun 1972 dalam Konferensi Stockholm.
Resmi diperingati sejak 1973, dengan jutaan orang di lebih dari 150 negara ikut serta.
Pertama kali dirayakan tahun 1974 dengan tema “Only One Earth”.
Program ini menjadi bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan lingkungan di tengah pesatnya pembangunan sektor industri di Gresik.
Selain berfungsi mencegah abrasi pantai, mangrove memiliki peran penting dalam menyerap karbon dioksida (CO₂), menyaring polutan, menyediakan nutrisi alami, serta menjadi habitat berbagai biota pesisir seperti ikan, kepiting, dan udang.
Baca juga: Gentur Prihantono Kembali Pimpin PII Jawa Timur Periode 2026-2029, Siap Perkuat Peran Insinyur
Menjaga Keseimbangan antara Industri dan Lingkungan
Ketua Pengurus PII Cabang Gresik, Awang Djohan Bactiar, mengatakan program hilirisasi industri yang dicanangkan pemerintah melalui Asta Cita diperkirakan akan mendorong lahirnya berbagai kawasan industri baru yang berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Namun, menurutnya, pembangunan tersebut harus diimbangi dengan langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.
"Hilirisasi industri akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Namun, seiring bertambahnya aktivitas industri, upaya pelestarian lingkungan harus terus diperkuat. Salah satunya melalui kegiatan rehabilitasi kawasan pesisir dan penanaman mangrove seperti yang kita lakukan ini di Kalimireng, Manyar," katanya.
Libatkan Pemerintah, Perusahaan hingga Masyarakat
PII
Persatuan Insinyur Indonesia (PII)
mangrove
berita Gresik terbaru
berita Gresik hari ini
berita Jatim terbaru
berita Jatim hari ini
TribunJatim.com
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
| Bupati Nganjuk Kang Marhaen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan saat Lantik 4 Pejabat Eselon II |
|
|---|
| Tak Pernah Diajak Dadan Rapat, Nanik S Deyang Cuma Dilibatkan saat Ada Kasus Keracunan |
|
|---|
| Sosok Nico Paz, Pemain Andalan Como yang Diisukan Tak Mau Balik ke Real Madrid |
|
|---|
| Daftar 5 Tersangka Korupsi MBG dan Perannya, Kejagung Ungkap Dua Modus Besar |
|
|---|
| Isu Jokowi Jadi Dewan Pembina PSI, PDIP Singgung Warisan Utang Kini Jadi Beban Prabowo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Penanaman-mangrove-di-wilayah-Kalimireng-Gresik-Jawa-Timur-Sabtu-1362026.jpg)