Bupati Nganjuk Beri Pesan Khusus kepada 1.130 Petugas Sensus Ekonomi 2026
Sebanyak 1.130 petugas Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Nganjuk mendapat arahan khusus dari Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, memberikan arahan kepada 1.130 petugas Sensus Ekonomi 2026 saat Apel Siaga di Alun-alun Nganjuk.
- Petugas diminta mengedepankan disiplin, profesionalisme, dan integritas karena hasil sensus akan menjadi dasar kebijakan pembangunan selama 10 tahun ke depan.
- Bupati menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data responden dan memastikan pendataan dilakukan secara akurat.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Danendra Kusuma
TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Sebanyak 1.130 petugas Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Nganjuk mendapat arahan khusus dari Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, saat Apel Siaga Petugas Sensus Ekonomi di Alun-alun Nganjuk, Senin (15/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Marhaen menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan sensus sangat bergantung pada kedisiplinan, profesionalisme, dan integritas para petugas yang bertugas di lapangan.
Menurutnya, Sensus Ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang hanya dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Karena itu, data yang dihasilkan akan menjadi dasar penting dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan dan program pemerintah.
"Hari ini sudah dimulai Sensus Ekonomi. Ini kegiatan yang luar biasa penting karena hanya dilaksanakan sepuluh tahun sekali. Oleh karena itu saya berpesan kepada seluruh petugas, yang pertama adalah disiplin. Disiplin merupakan modal dasar dalam setiap pekerjaan," tegasnya.
Baca juga: Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Malang Dimulai, Bupati Sanusi Jadi Responden Pertama
Ia mengingatkan bahwa seluruh petugas yang diterjunkan merupakan individu terpilih yang telah melalui proses seleksi ketat.
Karena itu, mereka diharapkan mampu menjalankan tugas secara maksimal dan bertanggung jawab.
"Jangan menganggap remeh pekerjaan ini karena output yang dihasilkan selama dua bulan ke depan sangat dibutuhkan negara," ujarnya.
Selain disiplin, Bupati Marhaen juga menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data responden.
Baca juga: Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Bondowoso Kerahkan 993 Petugas, Jualan Online Ikut Didata
Menurutnya, seluruh informasi yang diperoleh petugas di lapangan harus dijaga dan tidak boleh disalahgunakan.
"Jangan sampai data yang diperoleh disampaikan kepada pihak yang tidak berkepentingan. Karena data yang diperoleh adalah rahasia. Karena itu petugas harus profesional dan bertanggung jawab," ujarnya.
Kang Marhaen menjelaskan data sensus memiliki peran penting dalam memastikan berbagai program bantuan dan pembangunan pemerintah tepat sasaran.
Dia menilai masih banyak masyarakat yang layak menerima bantuan namun belum tercatat dalam basis data pemerintah.
"Banyak masyarakat yang sebenarnya membutuhkan bantuan tetapi belum menerima apa pun. Di sinilah pentingnya data yang akurat. Jangan sampai biaya besar yang dikeluarkan pemerintah salah sasaran hanya karena data yang tidak valid," urainya.
Dia menyatakan hasil sensus nantinya bakal menjadi potret nyata kondisi perekonomian Kabupaten Nganjuk.
| Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Malang Dimulai, Bupati Sanusi Jadi Responden Pertama |
|
|---|
| Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wagub Taj Yasin Jadi Responden Pertama, Ajak Warga Sambut Petugas BPS |
|
|---|
| Sabu 74,12 Gram & 8 Ribu Lebih Butir Pil Koplo Diamankan dari Pengedar Narkotika Nganjuk |
|
|---|
| Polres Nganjuk Lakukan Penyekatan di 5 Titik Perbatasan saat Malam 1 Suro, Antisipasi Keamanan |
|
|---|
| Lepas 1.258 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Bupati Lamongan Ungkap Kabar Baik Perekonomian Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Bupati-Nganjuk-Marhaen-Djumadi-saat-memimpin-Apel-Siaga-Petugas-Sensus-Ekonomi-2026.jpg)