Jalan Sumbersuko-Wonolilo Diperbaiki, Ketua DPRD Pasuruan Minta Penutupan Jalur Sementara

Kendaraan besar masih melintasi Jalan Sumbersuko-Wonolilo yang belum rampung diperbaiki, Ketua DPRD Pasuruan dorong penutupan jalan sementara.

Tayang:
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Galih Lintartika
TINJAU - Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat meninjau proyek pemeliharaan berkala Jalan Sumbersuko-Wonolilo, Kecamatan Gempol, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (12/11/2025). Kendaraan besar dan berat masih melintasi ruas jalan yang diperbaiki. 

Ringkasan Berita:
  • Pemeliharaan Jalan Sumbersuko-Wonolilo, Kecamatan Gempol, Pasuruan, tengah berlangsung.
  • Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat sebut ada beberapa kendala teknis yang perlu segera dicarikan solusi.
  • Plt Kepala Dinas BMBK Kabupaten Pasuruan, Sarinah Rostief, siap berkoordinasi dan berkolaborasi untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat meninjau proyek pemeliharaan berkala Jalan Sumbersuko-Wonolilo, Kecamatan Gempol, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (12/11/2025) siang.

Dia mengapresiasi langkah Bupati, Wakil Bupati, serta jajaran Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Pasuruan yang memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Dari hasil pantauan lapangan, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai, kualitas material dan pengerjaan proyek sudah baik.

Namun, masih ada beberapa kendala teknis yang perlu segera dicarikan solusi, agar pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai kontrak dan jadwal.

“Secara kualitas, material sudah bagus. Tapi di lapangan ada hambatan yang harus segera ditangani supaya hasilnya maksimal,” ujar Samsul, Rabu (12/11/2025).

Samsul mengungkapkan, kendala pertama ialah tidak adanya saluran drainase di sisi jalan.

Akibatnya, air hujan meluber dan menghanyutkan material pasir hingga dua truk.

“Beberapa pasir hilang tersapu air karena tidak ada saluran pembuangan. Tapi syukurlah, warga siap bergotong royong memperbaikinya agar air tidak meluber ke badan jalan,” jelasnya.

Kendala kedua, lanjutnya, yakni lalu lintas kendaraan besar dan berat yang masih melintasi ruas jalan tersebut.

Baca juga: Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Borong Belanjaan Minimarket Koperasi Desa, Tunjukkan Dukungan Nyata

Padahal, proyek pemasangan paving sepanjang 500 meter itu belum rampung, sehingga tekanan kendaraan kerap menggeser material yang baru dipasang.

“Karena belum selesai, truk-truk besar sudah lewat. Jumlahnya banyak, dan ini memperlambat pekerjaan. Material paving jadi bergeser akibat beban kendaraan,” ungkapnya.

Melihat kondisi itu, Samsul mendorong agar Pemkab Pasuruan mengambil langkah konkret.

Satu di antaranya dengan menutup sementara ruas jalan tersebut selama masa pekerjaan.

“Saya mendorong agar ada kebijakan penutupan jalan sementara. Dengan begitu, pengerjaan paving bisa dikebut dan hasilnya lebih maksimal,” tegasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved