Ramadan 2026

Sudah Witir saat Tarawih, Perlukah Mengulang Setelah Tahajud? ini Penjelasannya

Abdul Somad menegaskan, bagi yang sudah witir usai tarawih lalu bangun malam untuk tahajud, cukup melaksanakan tahajud tanpa witir lagi.

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL HADI
SALAT WITIR (Arsip) - Warga Blitar mengikuti salat berjamaah di Masjid Agung Kota Blitar, Rabu (26/5/2021). Jika seseorang telah menunaikan witir usai salat tarawih, kemudian bangun malam untuk melaksanakan tahajud, maka cukup mengerjakan tahajud tanpa menambah witir lagi, Kamis (19/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Abu Daud, an-Nasa’i, dan at-Tirmidzi, tidak diperbolehkan melaksanakan dua salat witir dalam satu malam. Jika sudah witir setelah tarawih, maka tidak perlu mengulangnya setelah tahajud.
  • Abdul Somad menegaskan, bagi yang sudah witir usai tarawih lalu bangun malam untuk tahajud, cukup melaksanakan tahajud tanpa witir lagi. Sebab, witir berarti ganjil jika dilakukan dua kali, jumlah rakaatnya menjadi genap dan tidak lagi disebut witir.

 

TRIBUNJATIM.COM - Salat witir merupakan salah satu ibadah sunnah yang dikerjakan pada malam hari dan menjadi penutup rangkaian salat sunnah, termasuk setelah tarawih maupun tahajud.

Dalam praktiknya, sebagian umat Muslim kerap bertanya jika sudah melaksanakan witir setelah tarawih, apakah perlu mengulanginya lagi setelah tahajud?

Menjawab hal tersebut, Ustaz Tanah Air Abdul Somad menjelaskan witir tidak perlu diulang.

Hal ini merujuk pada hadis Rasulullah SAW yang menegaskan tidak ada dua witir dalam satu malam.

Artinya, jika seseorang telah menunaikan witir usai salat tarawih, kemudian bangun malam untuk melaksanakan tahajud, maka cukup mengerjakan tahajud tanpa menambah witir lagi.

Bagi yang berencana bangun malam dan ingin menjadikan witir sebagai penutup seluruh salat malamnya, ia bisa menunda witir saat tarawih dan mengerjakannya setelah tahajud.

Baca juga: Hukum Kirim Stiker Doa di WhatsApp saat Ramadan, Apakah Bernilai Ibadah?

Hukum Mengerjakan Witir Dua Kali

Sebagaimana diketahui, salat witir termasuk dalam ibadah malam.

Salat sunnah ini dikerjakan pada malam hari, dan juga menjadi penutup salat-salat sunnah malam lainnya.

Sebagaimana disebutkan dalam hadis Riwayat Bukhari dan Muslim:

اجْعَلُوا آخِرَ صَلَاتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا

Artinya:

“Jadikan shalatmu yang paling akhir di waktu malam berupa shalat witir,” (HR Bukhari Muslim).

Ustaz Abdul Somad dalam kajiannya yang diadakan di salah satu Masjid di Pekanbaru menjelaskan, jika sudah mengerjakan salat witir saat tarawih, tidak perlu lagi mengulang salat witirnya setelah menunaikan salat tahajud di rumah.

"Kalau sudah salat witir habis tarawih, nanti pulang tidur malam, bangun malam jangan witir lagi," kata UAS dalam video berjudul Amalan 24 Jam Selama Ramadhan, yang membahas soal amalan di bulan puasa tersebut, dikutip dari Serambinews pada Kamis (19/2/2026).

Baca juga: Jadwal Buka Puasa di Gresik saat Ramadan 2026, Lengkap Beserta Waktu Imsak

Tidak Boleh Ada Dua Witir Dalam Satu Malam

Ustaz Abdul Somad menjelaskan, bagi siapapun yang sudah mengerjakan salat witir setelah salat tarawih, lalu kemudian tidur malam dan bangun untuk salat tahajud, maka setelah itu tidak perlu melakukan salat witir kembali.

"Kalau sudah salat witir habis tarawih, nanti pulang tidur malam, bangun malam jangan witir lagi," kata UAS.

Sebab, lanjutnya, tidak boleh ada dua witir dalam satu malam.

Ini berdasarkan sabda Rasulullah dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud, an-Nasa’i dan at-Tirmidzi sebagai berikut:

لاَ وِتْرَانِ فِى لَيْلَةٍ

“Tidak ada dua Witir dalam satu malam”.

Lebih lanjut UAS menjelaskan, bahwa salat witir merupakan salat dengan jumlah rakaat ganjil.

Apabila seorang muslim sudah mengerjakan salat witir, kemudian dikerjakan lagi (dua kali), maka bilangan rakaatnya tidak lagi menjadi ganjil.

Sehingga tidak lagi menjadi salat witir.

"Witir artinya ganjil. Kalau orang sudah salat witir tiga (rakaat), habis itu ditambahnya lagi witir tiga (rakaat). Tiga tambah tiga, enam. Maka ganjilnya hilang. Maka itu berarti bukan salat witir," papar UAS.

Baca juga: Doa Buka Puasa dan Sahur Ramadan, Waktu Mustajab untuk Berdoa

Cara Mengatur Salat Witir sebagai Penutup Salat Malam

UAS juga menambahkan, bagi seseorang yang ingin melengkapi salat malamnya dengan witir, tapi juga berencana mengerjakan tahajud, hanya ada dua pilihan waktu pengerjaan baginya.

Pertama, bagi yang sudah mengerjakan salat witir usai tarawih, ketika bangun hanya mengerjakan salat tahajud saja.

Kedua, boleh juga tidak langsung mengerjakan shalat witir setelah tarawih.

Akan tetapi, dikerjakan setelah menunaikan salat tahajud.

Untuk pilihan kedua ini, kata UAS, dibolehkan meskipun salat witir diketahui merupakan shalat penutup.

"Boleh. Jadi kalau udah salat witir abis taraweh, tidur, nanti malam bangun, tinggal shalat tahajud saja. Mana dalilnya? Nabi pernah salat sunnah setelah salat witir," jelasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved