Ramadan 2026

Kenapa Sahur Ramadan Harus Sebelum Subuh? ini Penjelasannya

Mengetahui batas sahur jam berapa adalah hal yang penting bagi umat Islam agar puasanya tetap sah.

Tayang:
Tribunnews.com
SAHUR RAMADAN - Para pemuda membangunkan warga untuk sahur Ramadan. Mengetahui batas sahur jam berapa adalah hal yang penting bagi umat Islam agar puasanya tetap sah. Rasulullah menganjurkan untuk mengakhirkan sahur hingga mendekati waktu subuh. Selisih antara sahur Rasulullah dan azan subuh sekitar 50 ayat Al-Qur'an atau sekitar 10–15 menit sebelum azan Subuh, Jumat (20/2/2026). 

Mengetahui batas sahur jam berapa adalah hal yang penting bagi umat Islam agar puasanya tetap sah.

Berdasarkan Al-Qur’an dan hadis Rasulullah, sahur berakhir ketika fajar telah muncul atau saat azan Subuh berkumandang.

Untuk memastikan tidak melewati batas sahur jam berapa, umat Islam dianjurkan untuk mengakhirkan sahur, tetapi tetap berhati-hati agar tidak sampai melewati waktu Subuh.

Dengan memahami batas sahur jam berapa dan mengamalkannya, puasa akan lebih berkah dan sempurna.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, Beserta Waktu Imsak Ramadan 2026

Niat Puasa Ramadan

Selain perihal sahur, ketika puasa Ramadan hendaknya jangan melewati membaca niat.

Niat menjadi salah satu rukun yang wajib dipenuhi agar ibadah puasa sah di sisi syariat.

Tanpa niat, puasa yang dijalankan bisa dianggap tidak sah.

Niat puasa Ramadan tidak selalu dilakukan saat sahur atau menjelang waktu Subuh

Niat puasa bisa dibaca jauh-jauh waktu seperti setelah shalat tarawih.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menyampaikan, masyarakat hanya perlu fokus terhadap masing-masing ketentuan yang diyakini.

“Silakan saja masing-masing akan mengikuti yang mana karena masalah ini memang masuk ke dalam majalul ikhtilaf yaitu adanya kemungkinan untuk berbeda pendapat," ucap Anwar.

Dengan begitu, dia juga mengingatkan adanya toleransi untuk menyikapi perbedaan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Ia juga menyampaikan umat Islam yang tidak hafal bacaan niat dalam bahasa Arab, dapat mengucapkannya dalam bahasa Indonesia.

“Tidak (harus pakai bahasa Arab). Dalam bahasa Indonesia juga bisa,” ujar Anwar.

Baca juga: Doa Buka Puasa dan Sahur Ramadan, Waktu Mustajab untuk Berdoa

Melansir laman MUI, berikut ini bacaan niat puasa Ramadan untuk satu bulan penuh:

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved