Ramadan 2026

Tata Cara Berbuka Puasa Sesuai Sunah Rasul, Agar Ibadah Ramadan Semakin Berkah

Agar ibadah semakin sempurna dan bernilai pahala, umat Islam dianjurkan mengikuti tata cara berbuka puasa sesuai sunah Rasuk

Tayang:
Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com/Arie Noer Rachmawati
DOA BUKA PUASA - Ilustrasi doa buka puasa Ramadan. Ketika berpuasa umat Muslim dianjurkan memperhatikan adab berbuka, termasuk membaca doa saat masuk waktu Maghrib. Menyegerakan berbuka adalah sunah yang dianjurkan Rasulullah SAW. 

Doa lain yang juga diajarkan:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Dzahaba zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabata al-ajru in syaa Allah

"Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insyaAllah." (HR. Abu Dawud, no. 2357)

Tidak Berlebihan dalam Makan

Islam mengajarkan keseimbangan dalam makan dan minum. Allah SWT berfirman:

 ٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَࣖ

"Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah pada setiap (memasuki) masjid dan makan serta minumlah, tetapi janganlah berlebihan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang berlebihan". (QS. Al-A’raf: 31)

Rasulullah SAW juga mengajarkan pola makan yang seimbang, sebagaimana sabdanya:

"Tidaklah manusia memenuhi bejana yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi manusia beberapa suapan makanan yang dapat menegakkan tulang punggungnya. Jika harus (makan lebih), maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumnya, dan sepertiga untuk napasnya." (HR. Tirmidzi, no. 2380)

Menyegerakan Sholat Maghrib Setelah Membatalkan Puasa dan Sebelum Makan Berat

Setelah berbuka dengan makanan ringan seperti kurma atau air, disunahkan untuk segera melaksanakan salat Magrib sebelum menyantap hidangan utama. 

Hal ini sesuai dengan kebiasaan Rasulullah SAW yang mengutamakan ibadah sebelum makan besar.

Dalam beberapa riwayat, Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk tidak menunda salat. Hal ini diperkuat oleh hadis berikut:

Dari Abdullah bin Abi Awfa RA, ia berkata:

"Kami pernah bersama Rasulullah SAW dalam suatu perjalanan di bulan Ramadan. Ketika matahari terbenam, beliau bersabda kepada seseorang: ‘Turunlah dan siapkan minuman untuk kami!’ Orang itu berkata: ‘Wahai Rasulullah, tidakkah kita menunggu hingga senja semakin gelap?’ Beliau menjawab: ‘Turunlah dan siapkan minuman untuk kami!’ Orang itu pun menyiapkannya, lalu Rasulullah SAW meminumnya dan bersabda: ‘Jika malam telah datang dari arah sini dan siang telah pergi dari arah sana, maka telah tiba waktu berbuka bagi orang yang berpuasa". (HR. Bukhari, no. 1954; Muslim, no. 1100)

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved