Ramadan 2026

Apakah Boleh Mengerjakan Salat Tarawih Menjelang Sahur? Simak Batasan Waktunya

Salat tarawih tidak hanya menambah pahala, tetapi juga menyejukkan hati dan mempererat kedisiplinan dalam menjalani ibadah.

Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Samsul Hadi
SALAT TARAWIH CEPAT - Para jemaah antusias mengikuti salat tarawih cepat di Pondok Pesantren Mantenan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis (20/2/2026). 

TRIBUNJATIM.COM - Malam-malam Ramadan menjadi waktu yang penuh nilai spiritual setelah menahan lapar dan dahaga sepanjang siang.

Di mana umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan berbagai amalan sunnah seperti salat malam, membaca kitab suci Alquran, berzikir, dan memperbanyak doa. 

Salah satu ibadah malam yang menjadi ciri khas Ramadan adalah salat tarawih yang tidak hanya menambah pahala, tetapi juga menyejukkan hati dan mempererat kedisiplinan dalam menjalani ibadah.

Baca juga: Kini Bebas, Guru Honorer Dipenjara Imbas Rangkap Jabatan Masih Tenangkan Diri, Mental Terguncang

Salat tarawih merupakan ibadah sunnah muakad yang dilaksanakan setelah salat isya dan berlanjut hingga sebelum waktu subuh.

Dalam tayangan 'Tanya Ustaz' di kanal YouTube Tribunnews, HM Sukron F menjelaskan bahwa secara bahasa, tarawih berasal dari kata raaha yang berarti beristirahat.

Artinya, salat ini dilaksanakan dengan suasana yang ringan dan tidak memberatkan, memberi ruang jeda di antara rakaatnya.

Secara substansi, tarawih adalah sarana untuk mengisi malam Ramadan dengan ibadah agar hati merasa tenang dan bahagia dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW pun menganjurkan qiyamul lail di bulan Ramadan sebagai jalan meraih ampunan.

Dalam hadis disebutkan:

"Man qoma Ramadhona imanan wahtisaban ghufiro lahu ma taqoddama min dzambih."

Artinya: Barang siapa yang menghidupkan Ramadan dengan penuh iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Tarawih termasuk dalam amalan yang mengisi qiyamul lail tersebut.

Namun, di tengah kesibukan modern, banyak Muslim bertanya-tanya tentang fleksibilitas waktu tarawih.

Apakah sah jika salat tarawih dikerjakan di akhir malam, bahkan mendekati waktu sahur? 

HM Sukron F menjelaskan dari sisi fikih, para ulama sepakat bahwa waktu pelaksanaan salat tarawih dimulai setelah salat isya dan berakhir sebelum masuk waktu subuh. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved