Ramadan 2026

Allahumma Ajirni Minannar Dzikir Apa? Amalan yang Dibaca 7 Kali Selepas Salat

Allahumma ajirni minannar merupakan salah satu amalan ringan namun memiliki timbangan pahala yang besar.

TribunJatim.com/Febrianto Ramadani
ZIKIR SELEPAS SALAT (Arsip) - Salat berjamaah di Dukuh Bendo, Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan pada Minggu (8/6/2025) di Masjid Al-Muttaqin. Allahumma ajirna minannar merupakan salah satu amalan ringan namun memiliki timbangan pahala yang besar, bahkan dianggap sebagai wirid khusus dari Rasulullah SAW. 
Ringkasan Berita:
  • Allahumma ajirni minannar merupakan salah satu amalan ringan namun memiliki timbangan pahala yang besar, bahkan dianggap sebagai wirid khusus dari Rasulullah SAW.
  • Dianjurkan membaca Allahumma ajirni minannar sebanyak 7 kali setelah salat Subuh dan Maghrib.
  • Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk sering meminta perlindungan dari neraka, termasuk melalui doa-doa seperti ini.

 

TRIBUNJATIM.COM - Salah satu zikir yang bisa diamalkan setiap selesai salat adalah zikir allahumma ajirni minannar.

Apalagi di 10 malam terakhir Ramadan, bisa diisi dengan mengamalkan zikir ini.

Doa atau zikir ini merupakan salah satu amalan ringan namun memiliki timbangan pahala yang besar, bahkan dianggap sebagai wirid khusus dari Rasulullah SAW.

Allahumma ajirni minannar adalah zikir atau doa memohon perlindungan dari siksa api neraka.

Dianjurkan membaca Allahumma ajirni minannar sebanyak 7 kali setelah salat Subuh dan Maghrib.

Sebagaimana dimuat dalam HR Tirmidzi, Nasai dan Ibnu Majah yang berbunyi:

عن انس بن مالك رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: من سأل الله الجنة ثلاث مرات قالت الجنة: اللهم أدخله الجنة ومن استجار من النار ثلاث مرات قالت النار اللهم أجره من النار

Artinya: 

"Dari Anas bin Malik RA dia berkata, Rasulullah SAW telah bersabda, ‘Barangsiapa memohon surga kepada Allah tiga kali maka surga akan berkata: ‘Ya Allah, masukkan ia ke dalam surga, dan barang siapa memohon diselamatkan dari siksa neraka tiga kali maka neraka akan mendoakannya, ‘Ya Allah, selamatkan dia dari siksa neraka’’’.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Imsak Ramadan 2026 untuk Wilayah Sidoarjo

Baca juga: Menghirup Asap Bakar Sate saat Puasa, Membatalkan atau Tidak? ini Penjelasan Ulama

Manfaat Zikir Allahumma Ajirni Minannar

Zikir atau doa Allahumma ajirna minannar ini memiliki manfaat yang luar biasa, di antaranya:

  • Memohon perlindungan dari neraka

Doa ini adalah permohonan langsung agar Allah menyelamatkan kita dari siksa api neraka di akhirat.

  • Menenangkan hati

Mengingat akhirat dan memohon perlindungan kepada Allah membuat hati lebih tenang dan merasa dekat dengan-Nya.

  • Meningkatkan ketakwaan

Saat sering membaca doa ini, kita jadi lebih sadar untuk menjauhi dosa dan memperbaiki amal.

  • Dianjurkan setelah salat

Dalam beberapa riwayat, doa ini dianjurkan dibaca setelah salat, terutama setelah salat Subuh dan Maghrib sebanyak 7 kali.

  • Bagian dari dzikir dan doa Rasulullah SAW

Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk sering meminta perlindungan dari neraka, termasuk melalui doa-doa seperti ini.

Demikianlah penjelasan mengenai keutamaan zikir Allahumma ajirni minannar yang kerap dibaca selepas salat fardhu sebagai doa perlindungan.

Baca juga: Cara Atur Pola Makan saat Puasa Tetap Bertenaga Menurut Ahli Gizi RSUD Sampang

10 Malam Terakhir Ramadan

Sepuluh hari terakhir Ramadan memiliki berbagai keistimewaan, salah satunya adalah peristiwa malam Lailatul Qadar.

Malam Lailatul Qadar adalah malam turunnya Alquran secara keseluruhan ke bumi.

Sebagian ulama juga berpendapat, malam Lailatul Qadar adalah malam ketika Allah SWT mengangkat kedudukan Nabi Muhammad, memuliakannya dengan risalah serta membangkitkannya menjadi Rasul terakhir.

Dalam kitab Alquran, Allah SWT menjanjikan malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari 1.000 bulan atau 83 tahun.

Sebagaimana surat Al-Qadr, ayat 1-3 sebagai berikut:

Artinya:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'n) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”

Rasulullah tidak menyebutkan secara pasti kapan malam Lailatul Qadar. Namun dalam sebuah hadis dijelaskan yakni tanggal ganjil 10 hari terakhir Ramadan.

Dari Aisyah r.a. ia menuturkan, "Sesungguhnya Rasulullah s.a.w. bersabda, "Carilah malam Qadar pada malam-malam ganjil pada sepuluh terakhir bulan Ramadhan”. (Hadis Shahih, riwayat al-Bukhari: 1878 dan Muslim: 1998).

Berdasarkan hal tersebut, artinya, malam Lailatul Qadar akan terjadi mulai pada puasa Ramadan malam ke-21, 23, 25, 27 dan 29.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved