Memakai Parfum Saat Ramadan, Apakah Mengurangi Pahala Puasa?

Meski diperbolehkan, penggunaan parfum tetap perlu memperhatikan batas kewajaran di bulan Ramadan

Tayang:
Editor: Samsul Arifin
Istimewa
PARFUM - ilustrasi. Parfum dari Alt Perfumery. tidak ada dalil yang menyatakan bahwa memakai wewangian dapat membatalkan puasa. 

"Bahkan sebenarnya kalau kita sadari betul justru ada anjuran untuk kemudian orang yang melaksanakan puasa itu ketika dia paginya mengawali puasa itu ada anjuran untuk kemudian menggunakan wewangian," terangnya.

Mengawali hari dengan tubuh bersih dan harum dapat meningkatkan rasa percaya diri serta semangat dalam menjalankan ibadah.

Tujuannya agar orang yang berpuasa tidak terlihat lesu, tidak terawat, atau kehilangan motivasi. 

Jika memakai parfum membuat seseorang lebih bersemangat bekerja, beraktivitas, dan beribadah, maka hal itu bisa menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan kualitas puasanya.

"Kalau kemudian memang dengan menggunakan parfum membuat dia lebih semangat melaksanakan puasa, justru baik akan itu menjadi salah satu anjuran dalam melaksanakan dan mengoptimalkan aktivitas ibadah puasa itu sendiri," ungkapnya.

Kesimpulannya, memakai parfum saat puasa hukumnya boleh dan tidak membatalkan puasa. 

Tidak ada dasar yang menyatakan bahwa pahala akan berkurang hanya karena menggunakan wewangian.

Namun, tetaplah disarankan parfum secara wajar dan tidak berlebihan. 

Niatkan untuk menjaga kebersihan, kerapian, dan semangat beribadah, bukan untuk bermegah-megahan atau menarik perhatian secara berlebihan.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved