Ramadan 2026
Drum Bekas Disulap Perajin Jidor di Jombang, Raup Puluhan Juta Saat Ramadan
Di bengkel sederhana di samping rumahnya, tumpukan drum logam yang semula tak terpakai berubah menjadi alat tabuh bernilai jual tinggi saat Ramadan
Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Torik Aqua
Ringkasan Berita:
TRIBUNJATIM.COM - Di sebuah sudut Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, dentuman suara khas jidor terdengar bersahut-sahutan menjelang sore.
Bunyi yang biasanya identik dengan Ramadan itu lahir dari tangan seorang perajin otodidak yang tekun memanfaatkan barang bekas menjadi sumber penghidupan.
Adalah Ardani, pria yang dalam dua tahun terakhir menekuni pembuatan jidor berbahan dasar drum bekas.
Di bengkel sederhana di samping rumahnya, tumpukan drum logam yang semula tak terpakai berubah menjadi alat tabuh bernilai jual tinggi saat bulan suci tiba.
Baca juga: Haul Eyang Djoego di Gunung Kawi Malang Digelar Setiap 1 Selo, Acara Tahlil hingga Terbang Jidor
Ide itu muncul dari kepekaan melihat peluang.
Drum bekas yang banyak terbengkalai memantik pikirannya untuk berkreasi.
Berbekal tutorial dari media sosial dan proses belajar mandiri, ia mencoba mengolahnya menjadi jidor, alat musik tradisional yang kerap digunakan untuk membangunkan sahur maupun memeriahkan perayaan Idul Fitri.
"Awalnya coba-coba belajar sendiri. Saya lihat drum ini masih bagus kalau dimanfaatkan. Ternyata setelah jadi, banyak yang minat," ucapnya saat dikonfirmasi Tribunjatim.com, Selasa (3/3/2026).
Dari Drum Bekas ke Dentuman Sahur
Proses pembuatan jidor memang terlihat sederhana, tetapi membutuhkan ketelitian agar menghasilkan suara yang nyaring dan mantap.
Setelah drum dibersihkan dan dipotong sesuai ukuran, bagian atasnya dipasangi kulit kambing jantan sebagai membran.
Kulit kambing jantan dipilih bukan tanpa alasan.
Teksturnya lebih tebal dan kuat, sehingga mampu menghasilkan resonansi suara yang lebih dalam sekaligus tahan lama.
Proses pemasangan kulit hingga pengencangan tali menjadi tahap krusial untuk menentukan kualitas bunyi.
Dalam sehari, Ardani dapat menyelesaikan hingga lima unit jidor.
| Parade Oklik Semarakkan Malam 29 Ramadan di Bojonegoro, 1.100 Obor Dinyalakan |
|
|---|
| Gubernur Khofifah Belanja Bandeng Kawak di Pasar Bandeng Gresik: Rekomendasi Pemudik |
|
|---|
| Doa Akhir Ramadan yang Diajarkan Rasulullah SAW Lengkap dengan Terjemahannya |
|
|---|
| Ciri-ciri Orang Mendapat Lailatul Qadar Ramadan 1447 H/2026 Menurut Buya Yahya |
|
|---|
| Cara Karyawan Freeport Indonesia Meriahkan Ramadan, Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Ardani-membuat-pesanan-jidor-dari-drum-bekas-di-jombang.jpg)