Ramadan 2026

Doa yang Sangat Dianjurkan saat Malam Lailatul Qadar, ini Maknanya

Memasuki 10 malam terakhir Ramadan, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah pada malam-malam ganjil.

Tayang:
Tribunnews/Herudin
ITIKAF - Jamaah membaca Al Quran saat malam Itikaf di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Memasuki 10 malam terakhir Ramadan, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah pada malam-malam ganjil seperti tanggal 21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan. 

“Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra bahwa Nabi saw bersabda: Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, pada saat tersisa sembilan malam, tujuh malam, atau lima malam.” (HR. al-Bukhari).

Sebagian ulama memahami hadis ini sebagai isyarat pada malam-malam ganjil.

Meski demikian, banyak ulama tetap menganjurkan umat Islam untuk menghidupkan seluruh sepuluh malam terakhir dengan ibadah.

Baca juga: Cara dan Niat Itikaf di Masjid pada 10 Hari Terakhir Ramadan Menjemput Lailatul Qadar

Doa yang Dianjurkan saat Lailatul Qadr

Para sahabat Nabi tidak hanya ingin mengetahui kapan Lailatul Qadr terjadi.

Mereka juga ingin mengetahui doa apa yang sebaiknya dibaca jika malam tersebut datang.

Pertanyaan ini pernah diajukan oleh ‘Aisyah ra kepada Rasulullah saw.

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَيُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا؟ قَالَ قُولِي: اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

An ‘Āisyata qālat qultu yā Rasūlallāh ara'aita in ‘alimtu ayya laylatin laylatul-qadri mā aqūlu fīhā? Qāla: qūlī Allāhumma innaka ‘afuwwun karīmun tuḥibbul-‘afwa fa‘fu ‘annī.

“Diriwayatkan dari ‘Aisyah ra, ia berkata: Aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah, jika aku mengetahui malam Lailatul Qadar , apa yang harus aku ucapkan pada malam itu?’ Rasulullah menjawab: ‘Ucapkanlah: Allahumma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul-‘afwa fa‘fu ‘anni.’” (HR. at-Tirmidzi, hadis hasan sahih).

Berikut doa yang dianjurkan tersebut:

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allāhumma innaka ‘afuwwun karīmun tuḥibbul-‘afwa fa‘fu ‘annī.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

Baca juga: 5 Amalan yang Dianjurkan Saat Iktikaf di Masjid Sembari Menunggu Lailatul Qadar

Mengapa Doa ini Sangat Dianjurkan?

Doa ini terbilang singkat, namun memiliki makna yang sangat dalam.

Sumber: Kompas TV
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved