Honda DBL with Kopi Good Day 2025 2026
Si Kembar Farel-Rafel Membuktikan Sikap Positif Mereka di DBL Surabaya 2025
Crolius Divi Farel Saputra dan Crolius Divirafel Saputra, dua pemain kembar asal SMAN 1 Tuban (Smansa Tuban), yang mencuri perhatian.
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gelaran Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java-North kembali menghadirkan kisah unik dari pasangan kembar.
Kali ini, giliran Crolius Divi Farel Saputra dan Crolius Divirafel Saputra, dua pemain kembar asal SMAN 1 Tuban (Smansa Tuban), yang mencuri perhatian.
Sayangnya, Smansa Tuban belum mampu menaklukkan dominasi SMAN 19 Surabaya (Nenix) dalam laga kedua mereka di hari ketujuh gelaran DBL Surabaya 2025. Bermain di DBL Arena, Smansa harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 49-23.
Meski begitu, kontribusi Farel dan Rafel cukup besar bagi timnya. Farel berhasil mencatatkan 4 poin, 4 rebound, 2 assist, dan 1 steal, sedangkan sang kembaran, Rafel, tampil lebih menonjol dengan torehan 7 poin, 5 rebound, 1 assist, dan 2 steal.
Kehadiran keduanya jelas menjadi tumpuan penting bagi Smansa Tuban meski kemenangan belum berpihak pada mereka.
Baca juga: Sempat Kehilangan Motivasi, Mochammad Gallen Bangkit dan Percaya Diri di DBL Surabaya 2025
Perjalanan basket si kembar ternyata sudah dimulai sejak akhir masa sekolah dasar. Menariknya, mereka mengawalinya lewat format 3x3 sebelum akhirnya terjun ke basket 5x5 seperti sekarang.
“Dari kelas 6 SD kami sudah main bareng, sekaligus jadi momen pertama ikut lomba basket 3x3 dan langsung dapat juara 3. Setelah itu, kami terus mengasah kemampuan di SMP hingga SMA, sampai akhirnya bisa masuk DBL ini,” ujar Farel
Selain piawai di lapangan basket, kembar Crolius Divi Farel Saputra dan Crolius Divirafel Saputra ternyata juga punya bakat lain yang cukup unik. Si kembar asal Smansa Tuban ini rupanya gemar memainkan alat musik di waktu luang.
Baca juga: Meriah, Tetra Mania Semarakkan HUT ke-73 Sekolah Langsung di DBL Surabaya
“Sebagai anak kembar, kami memang punya hobi yang sama. Kami suka main musik,” ujar Rafel, yang mengaku doyan ayam goreng. “Aku biasanya main gitar, sedangkan Farel bisa main bass dan drum,” tambahnya.
Meski tidak tergabung dalam band resmi sekolah, keduanya mengaku musik jadi salah satu cara mereka mengisi waktu di luar basket. “Kita main musiknya cuma iseng-iseng aja, bukan yang serius,” sahut Farel.
Seperti halnya kembar pada umumnya, pengalaman suka dan duka tentu mereka rasakan. “Dukanya sih sering disangka orang, dipanggil Farel padahal Rafel, atau sebaliknya,” ungkap salah satu dari mereka sambil tertawa. “Kalau sukanya ya seru aja, misalnya waktu registrasi tadi ada yang kaget, ‘Loh, kalian kembar ya?’ Itu sering banget,” timpal Farel.
Baca juga: Smantaru Persembahkan Kemenangannya di DBL Surabaya untuk Kesembuhan Patra
Tak jarang pula ada orang yang masih tidak percaya kalau keduanya benar-benar kembar karena kemiripan wajah yang begitu tipis. “Namanya aja kembar, jadi wajar kalau mirip banget, hehehe,” kata Rafel, pemilik nomor punggung 30. “Kalau soal beda, sebenarnya nggak banyak. Contohnya Rafel jago atletik, tapi aku nggak. Jadi bedanya cuma tipis-tipis aja,” pungkas Farel.
Sebelum menutup wawancara, Crolius Divi farel Saputra (Farel) dan Crolius Divirafel Saputra (Rafel) menitipkan pesan khusus untuk tim basket Smansa Tuban yang akan melanjutkan perjuangan mereka di musim berikutnya.
“Pesan saya untuk basket Smansa yang akan bermain tahun depan, semoga diberi kekuatan. Karena ini tahun terakhir kami di DBL, jadi harapannya kalian bisa lebih semangat lagi,” ucap Farel, pemilik nomor punggung 10.
Hal senada juga disampaikan oleh Rafel. Ia berharap generasi penerus Smansa bisa meningkatkan kualitas latihan agar mampu bersaing dengan tim-tim kuat dari luar Tuban. “Harapan saya, latihan harus lebih giat setelah lihat kondisi tadi. Kalian harus bisa mengimbangi. Jangan pernah menyerah, tetap semangat, dan konsisten latihan,” tegasnya.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java-North
Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java
Honda DBL with Kopi Good Day 2025 2026
SMAN 1 Tuban
DBL Surabaya 2025
TribunJatim.com
Tribun Jatim
| Pemkot Surabaya dan DBL Indonesia Hadirkan UMKM di DBL Arena, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 8 Juta |
|
|---|
| Final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java: Sinlui Kawin Gelar Lagi Setelah 10 Tahun |
|
|---|
| Finish di Fantastic Four, SMAN 3 Blitar Bangga Ukir Sejarah di DBL East Java Championship 2025 |
|
|---|
| Usai Taklukkan Sketsa, Aruna Ibrahim Bidik Balas Dendam ke Sinlui di Final DBL Surabaya 2025 |
|
|---|
| Bertemu sebagai Rival di DBL East Java Championship, Sachi dan Arinda Ternyata Sahabat Karib |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/si-kembar-farel-rafel.jpg)