Berita Terpopuler

Bola Terpopuler: Target PSSI di Piala Dunia 2030 Hingga Tendangan Kungfu Alberto

Berita menarik dimulai dari tendangan kungfu Alberto, pemain jebolan Timnas U-17 Indonesia. Selanjutnya ada PSSI target lolos ke Piala Dunia 2030.

Tayang:
Editor: Torik Aqua
kolase/Tribun Jatim dan istimewa
BOLA TERPOPULER: Target PSSI di Piala Dunia 2030 hingga tendangan kungfu Alberto, pemain jebolan Timnas U-17 Indonesia. 

Kejadian ini tentu kembali mencoreng wajah sepak bola Indonesia.

Fadly Alberto adalah jebolan timnas U-17 Indonesia era Nova Arianto berprestasi hingga lolos Piala Dunia U-17 2025.

Bahkan Fadly menjadi pencetak gol Indonesia di Piala Dunia U-17 2025 yang membawa sejarah Garuda Asia mencatatkan kemenangan perdana di ajang tersebut.

Atas aksi yang mengarah ke kekerasan ini, pemain 18 tahun tersebut terancam hukuman seumur hidup.

Baca juga: AC Milan Putar Otak Pertahankan Allegri usai Diisukan Bakal Jadi Pelatih Timnas Italia

Komdis PSSI Pernah Keluarkan Hukuman Pelaku Tendangan Kungfu

Sebelumnya, Komdis PSSI Jateng pernah mengeluarkan hukuman serupa bagi pelaku tendangan kungfu di laga sepak bola.

Hal ini diterima oleh Kiper PSIR, Raihan Al Fariq yang melakukan tendangan kungfu ke arah dada kepada pemain Persikaba Blora, Rizal Dimas Agesta dalam Liga 4 Jawa Tengah, Januari 2026 lalu.

“Agenda sidang fokus pada tindakan tidak sewajarnya yang dilakukan penjaga gawang PSIR Rembang nomor punggung 77, atas nama Raihan Alfariq,” ujar Ketua Komdis PSSI, Samuel Evan Haryono dikutip dari Tribun Banyumas.

“Hasil sidang menyatakan secara bulat, tanpa dissetting opinion, kami menjatuhkan sanksi larangan beraktivitas di dunia sepak bola seumur hidup serta denda sebesar Rp5 juta kepada yang bersangkutan."

“Komite Disiplin menilai tindakan itu merupakan unsur kesengajaan," tambahnya.

Insiden Fadly Alberto Hengga juga berlokasi di Jawa Tengah dan bisa sangat mungkin bahwa hukuman serupa diterapkan.

Belum ada pernyataan resmi dari PSSI maupun Bhayangkara FC sebagai klub yang menaunginya sejauh ini.

Baca juga: Pascal Struijk Calon Potensial Naturalisasi Indonesia, Ikut Dibidik Media Masuk Timnas Belanda

Respons Nova Arianto

Di sisi lain, pelatih timnas U-20 Indonesia, Nova Arianto, kaget melihat aksi tidak terpuji oleh salah satu pemainnya yakni Fadly Alberto.

Pemain asal Timika, Papua Barat, itu melakukan tendangan kungfu ke salah satu lawannya dalam pertandingan Elite Pro Academy (EPA) U-20 2025/2026.

Nova Arianto yang merupakan pelatih Fadly Alberto tidak habis berpikir dengan kelakukan anak asuhnya.

Nova Arianto sangat kecewa.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved