Waspada Penipuan Modus Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Pemuda di Surabaya Incar Motor Korban
Pemuda asal Kecamatan Sawahan Kota Surabaya itu, ditangkap Anggota Unit Reskrim Polsek Wonokromo Polrestabes Surabaya, pada Rabu (22/4/2026)
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Pelaku memakai foto dan identitas palsu di media sosial serta aplikasi kencan untuk mencari korban.
- Korban diminta masuk apotek, sementara motor dibawa kabur lalu dijual Rp3 juta.
- Polisi menduga masih ada korban lain dan kasus terus dikembangkan.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kebiasaan menipu perempuan yang dikenal melalui media sosial dan aplikasi kencan demi menguasai sepeda motor korban, membuat pemuda berinisial FIA (23) akhirnya ditangkap polisi.
Pemuda asal Kecamatan Sawahan Kota Surabaya itu, ditangkap Anggota Unit Reskrim Polsek Wonokromo Polrestabes Surabaya, pada Rabu (22/4/2026).
Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Polrestabes Surabaya Ipda Wasito Adi mengatakan, pelaku kerap memakai foto orang lain tak dikenal yang dicomot di internet.
Lalu, foto tersebut dipasang di halaman akun sosmed atau aplikasi kencan milik pelaku guna menggaet calon korbannya.
Bahkan, pelaku membubuhi identitas nama dalam akunnya dengan nama samaran yang tentunya fiktif.
"Dia pakai nama dan foto palsu, biar gaet korban. Itu dipasang dalam akun aplikasi kencan," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com pada Kamis (14/5/2026).
Baca juga: Jatim Terpopuler: Puluhan Wali Murid Bondowoso Galang Petisi hingga Dugaan Pemalsuan TTD Surat Dinas
Korban Diajak Kencan lalu Motor Dibawa Kabur
Saat mulai kepincut paras tampan pelaku, korban bakal diajak berkomunikasi lebih sering lalu membuat janji bertemu untuk kencan di suatu tempat.
Pada momen pertemuan itu, pelaku bakal berlagak tidak memiliki kendaraan. Lalu, pelaku 'nebeng' motor korban. Dan, mulailah pelaku melancarkan akal bulusnya.
"Boncengan sama korban. Berhenti di suatu tempat korban disuruh beli sesuatu langsung motor dibawa kabur," katanya.
Ternyata, Adi menambahkan, Korban HAS (23) bertemu pelaku di Mojokerto, lalu bersama-sama ke Kota Surabaya untuk kencan.
Pelaku berdalih tidak memiliki kendaraan, dan terpaksa berboncengan menaiki motor milik korban.
Sebelum kencan di sebuah tempat, pelaku sempat mengajak korban membeli obat sakit perut di sebuah apotek kawasan Jalan Indragiri, Kota Surabaya.
Korban diminta pelaku masuk ke dalam apotek membeli obat tersebut. Selama sibuk di dalam sana, pelaku kabur membawa motor korban untuk dijual.
"Pengakuannya korban baru 1 orang ini. Masih kami kembangkan," jelasnya.
Baca juga: Hadir di Surabaya, Hanae Clinic Usung Filosofi Ikigai-Kaizen untuk Transformasi Kecantikan Holistik
Motor Dijual Rp3 Juta, Uangnya Dipakai Beli Sabu
penipuan
aplikasi kencan
pencurian motor
Polsek Wonokromo
berita Surabaya Hari ini
TribunJatim.com
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
| Viral Terpopuler: Nadiem Makarim Dituntut Rp5,6 T hingga Alasan MPR Sebut Juri Tak Perlu Minta Maaf |
|
|---|
| Titiek Soeharto Apresiasi Panen Raya Kedelai Nganjuk, Lampaui Rata-rata Produksi Nasional |
|
|---|
| Jatim Terpopuler: Puluhan Wali Murid Bondowoso Galang Petisi hingga Dugaan Pemalsuan TTD Surat Dinas |
|
|---|
| Agresif di Kota Kedua, ISP Gayatri Targetkan 20.000 Pelanggan dan Ekspansi ke Jawa Barat pada 2027 |
|
|---|
| Persaingan Kursi Sekda Kota Batu, Pengamat UMM Soroti Integritas dan Potensi Benturan Kepentingan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pelaku-kejahatan-aplikasi-kencan.jpg)