TribunJatim/

PIlkada Serentak 2018

Rebut Kursi Bupati Jombang dari Golkar, PKB Siapkan Tiga Politisi Gaeknya ini

PKB tak mau lagi kalah dalam perebutan kursi Bupati Jombang. Sehingga tiga kader terbaik disiapkan untuk perang di Pilkada 2018.

Rebut Kursi Bupati Jombang dari Golkar, PKB Siapkan Tiga Politisi Gaeknya ini
SURYA/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY
Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar, dalam Musyawarah Kubro Ulama dan Kiai Pengasuh Pesantren se-Jawa Timur, di Ponpes Progresif Bumi Shalawat, Sidoarjo, Kamis (25/5/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jombang menyiapkan tiga kadernya untuk bertarung dalam Pilkada 2018.

Nama ketiganya disiapkan untuk satu posisi cabup atau cawabup dan akan dipilih salah satu setelah melalui tahapan survei di internal partai.

Ketiga kader PKB itu Mas’ud Zuremi (Ketua DPC PKB Jombang), Munir Alfanani (Waket Ketua DPC PKB yang juga pernah jadi cabup pada Pilkada Jombang 2013 lalu), dan satu lagi Subaidi Mukhtar, mantan Ketua DPC PKB yang kini Wakil Ketua DPRD Jombang.

“Ketiganya terus berproses secara internl maupun internal. Tidak ada konflik, tidak ada perselisihan, tidak ada kecemburuan, semua demi kemenangan PKB,” ujar Ketua DPC PKB Masud Zuremi, kepada Surya, Senin (28/8/2017).

(Kembali Usung Abah Anton Maju Pilkada Kota Malang, PKB Mulai Gerilya Pasangan yang Digandeng)

Masud yang juga Ketua Fraksi PKB di DPRD ini mengungkapkan, sekitar Oktober nanti PKB akan menentukan siapa yang akan diusung dari ketiga kader tersebut.

"Bisa sebagai cabup maupun cawabup, semua akan ditentukan pada saatnya Oktober nanti," kata anggota DPRD Jombang tiga periode ini.

Dengan disiapkannnya tiga kader tersebut, PKB  otomatis tidak akan membuka pendaftaran, penyaringan maupun penjaringan bacabup-bacawabup seperti yang dilakukan parpol lain.

(Aneh dan Ajaib, Survei Lembaga ini Nyalla Teratas di Pilgub Jatim, Kok Bisa?)

Terkait koalisi dengan parpol lain, Masud menyatakan, itu sudah pasti akan dilakukan mengingat kursi PKB di DPRD Jombang hanya delapan. Namun dia enggan menyebut parpol koalisi yang akan digandeng, untuk merebut kursi bupati Jombang yang saat ini dikuasi Golkar. 

"Tunggu saja Oktober nanti, semua akan terbuka. Kami hanya butuh parpol dengan minimal memiliki dua kursi di DPRD untuk mengusung paslon (pasangan calon)," kata Masud.

Syarat minimal untuk mengusung paslon adalah 10 kursi atau 20 persen dari total 50 kursi di DPRD.

(Pilih Langsung Lobi DPP, Khofifah Tak Mau Ikut Penjaringan dan Daftar Cagub di Tingkat Provinsi)

Mas'ud mengaku terus berkomunikasi dengan parpol lain. Seperti Gerindra, PPP, PDI-P, Nasdem, dan Hanura. (Surya/Sutono)

Penulis: Sutono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help