TribunJatim/

Jajakan Cewek Muda yang Masih Pelajar, Mucikari yang Juga Mahasiswi ini Patok Tarif Fantastis

Cewek muda yang jadi anak buah si mucikari mahasiswi ini ditawarkan melalui jejaring media sosial kepada para lelaki hidung belang.

Jajakan Cewek Muda yang Masih Pelajar, Mucikari yang Juga Mahasiswi ini Patok Tarif Fantastis
SURYA/FATKHUL ALAMY
Dua mucikari yang mengendalikan prostitusi online di amankan di Mapolda Jatim. Mereka ditangkap ketika memperdagangkan para korban yang masih di bawah umur di hotel di Surabaya, Rabu (13/9/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ayu Sriwulan (19) warga Kapas Madya Baru, Surabaya dan Putri Febria Anita (23) warga Jojoran Surabaya sudah menjalani praktik prostitusi online melalui media sosisal (medsos) selama tiga bulan. 

Mereka memperdagangkan orang (trafficking) yang masih di bawah umur dengan tarif Rp 1 juta hingga 1,6 juta kepada pria hidung belang yang memesannya.

Tersangka Ayu mengaku, dirinya menawarkan korban melalui Line dan WhatsApp. Modusnya, foto korban dikirim melalui jejaring media sosial (Medsos) ke hidung belang yang memesannya.

"Uang tarif diberikan dari tamu ke mereka (korban), selanjutnya uang tarif disetor ke saya. Biasanya kencan di hotel yang sudah disepakati," akunya di Mapolda Jatim, Rabu (13/9/2017).

(Kendalikan Prostitusi Online, Mahasiswi Cantik ini Selalu Jajakan Cewek Muda, Begini Modusnya)

Sementara ada tiga korban yang diakui dua tersangka mucikari yang diperdagangkan. Tiga korban itu, yakni EL (17), EF (14), dan SI (16) semuanya dari Surabaya.

Tersangka Ayu memgaku, korban berstatus masih sekolah. Korban diakui menawarkan diri ke tersangka Ayu supaya dicarikan pekerjaan.

"Saya tidak menawarkan kok, tapi mereka (korban) yang mau," dalih Ayu.

Dari besaran tarif yang dibayar tamu, setelah disetorkan ke mucikari di bagi.

(Lahirkan Bayi Hasil Hubungan dengan Pacar, Mahasiswi ini Sembunyikan Bayinya di Lemari, Lalu . . .)

Besarannya, jika tarif Rp 1 juta, maka korban menerima bagian Rp 700 ribu dan tersangka menerima Rp 300 ribu.

Kanit 1 PPA Subdit 1 Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, Kompol Yasinta Mau menjelaskan, dari hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan, para korban merupakan wanita yang masih berstatus pelajar.

Korban diperdagangkan memalui medsos oleh dua tersangka.

"Dua tersangka ini masih satu jaringan, mereka beroperasi di Surabaya saja," ucap Yasinta.

Seperti diketahui, tersangka Ayu dan Putri diamankan lantaran menegndalikan prostitusi online.

Kasus ini dibongkar, setelah salah satu tersangka menganatarkan korban di sebuah hotel di Surabaya. (Surya/Fatkhul Alamy)

Penulis: Fatkhul Alamy
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help