Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Chandra Nurul, Kartini Milenial dari Probolinggo yang Bisa Bisnis dan Politik

Teman dan kolega menyebut perempuan cantik ini sebagai figur Kartini masa kini atau Kartini milenal.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Mujib Anwar
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Chandra Nurul Susanti Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Teman dan kolega menyebutnya sebagai figur Kartini masa kini atau Kartini milenal.

Lebih tepatnya Kartini milenial dari Kota Probolinggo, kota tempatnya berkarya saat ini.

Sebutan itu disematkan pada Chandra Nurul Susanti Arifin, lantaran wanita Probolinggo ini dikena aktif menggerakkan kaum hawa. Ia juga dianggap sebagai sosok wanita yang tangguh di dunia bisnisnya.

Menjadi Ketua Ikawan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dan memimpin partai politik (parpol).

Nurul lahir dan besar dari keluarga berkecukupan. Almarhum bapaknya itu seorang pengacara ternama.

Meski bergelempangan harta, tidak membuatnya bangga ataupun jumawa.

Sejak muda, ia sudah terbiasa bekerja dan berwirausaha. Perjalanan itu membuatnya hidup lebih mandiri.

Kini, berkat usaha panjang yang dijalaninya, Nurul menjelama menjadi salah satu pebisnis wanita tangguh di kotanya.

Ia dikenal sebagai bos pertambangan pasir sirtu dan material. Sebuah ladang rejeki yang selama ini identik milik kaum lak-laki.

Tambangnya tersebar di sejumlah lokasi di dua daerah, Probolinggo dan Lumajang.

"Saya akhirnya bisa menepis keraguan sekaligus membuktikan, bahwa perempuan itu bisa bisnis seperti yang dijalani laki-laki, termasuk dalam bidang tambang, material seperti ini. Juga bisa menjadi kontraktor," katanya.

Selepas SMA, ia merantau ke Surabaya. Kuliah di sebuah universitas swasta di Surabaya. Ia mengambil studi hukum di universitas itu.

Setiap bulannya, ia mendapatkan jatah dari orang tuannya, uang kos dan uang jajan untuk sehari-harinya.

Meski kiriman uang sangat cukup, Nurul terus memutar otak untuk mandiri. Di semester empat, ia bergabung sebuah perusahaan penerbitan.

"Saya bekerja dan belajar menjadi marketing di sana," tuturnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved