Home »

Jatim

Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Malang Diduga Warga Blitar

SA alias Abu Umar, terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 di Singosari, Kabupaten Malang, diduga warga Kabupaten Blitar

Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Malang Diduga Warga Blitar
Surya/samsul hadi
Ketua RT 003 RW 002 Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Sutikno, menunjukkan kartu keluarga (KK) milik terduga teroris, SA, Rabu (16/5/2018). 

 TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - SA alias Abu Umar, terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 di Singosari, Kabupaten Malang, diduga warga Kabupaten Blitar.

SA diduga tercatat sebagai warga RT 003 RW 002 Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Kabar soal penangkapan SA oleh tim Densus 88 ramai diperbincangkan warga di lingkungannya. Warga sudah mendengar kabar itu dari mulut ke mulut. Tetapi, warga belum tahu persis soal kebenaran kabar tersebut.

"Soal kabar itu (penangkapan SA), saya juga sudah mendengar. Warga di sini sudah ramai membicarakan informasi itu. Tapi untuk kepatiannya saya juga belum tahu, belum ada polisi yang datang ke sini," kata Ketua RT 003 RW 002 Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Sutikno, Rabu (16/5/2018).

Baca: Keluarga Terduga Teroris di Singosari Dikenal Tertutup, Tetangga: Gak Pernah Bicara sama Lainnya

Informasi yang diperoleh dari Polda Jatim, SA, satu terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 di Malang memang kelahiran Kabupaten Blitar. SA lahir di Blitar pada 9 Juni 1983. Data itu sesuai dengan kartu keluarga (KK) milik SA yang disimpan ketua RT.

Berdasarkan KK yang disimpan ketua RT, SA tercatat kelahiran 9 September 1983. Dalam KK SA itu, tercatat ada empat anggota keluarga. Yakni, SA, I (istrinya), serta dua anak yang masih berusia 10 tahun dan 8 tahun.

"Sekitar seminggu lalu saya masih bertemu dengan SA," ujar Sutikno.

Sutikno menjelaskan SA memang asli kelahiran Desa Jatinom. SA kecil sampai dewasa tinggal di Desa Jatinom. Tetapi, Sutikno tidak begitu kenal akrab dengan SA.

"Kalau ada kegiatan di kampung dia jarang ikut, tapi kalau jamaah di masjid aktif," katanya.

Baca: Waduh! Polisi Temukan Barang Ini di Mobil Teroris yang Menyerang Mapolda Riau

Soal pekerjaan, setahu Sutikno, sehari-hari SA berjualan buku. Buku apa yang dijual, Sutikno kurang paham.

"Di sini, dia tinggal bersama istri dan dua anaknya di rumah orang tua SA," ujar Sutikno.

Sekadar diketahui, SA ditangkap tim Densus 88 di rumah kontrakannya di Perumahan Banjararum Asri Blok BB No 9 RT 15/RW 11, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Selasa (15/5/2018) dini hari. SA ditangkap di rumah kontrakannya bersama istri sirinya. (Sha)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help