Kadinkes Kabupaten Jombang Divonis 2,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: Ada Fakta yang Belum Terungkap

Kuasa hukum terdakwa kasus dugaan suap Inna Silestyowati mengaku akan mempelajari putusan yang dijatuhkan majelis hakim untuk kliennya.

Kadinkes Kabupaten Jombang Divonis 2,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: Ada Fakta yang Belum Terungkap
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Mantan Kadinkes Jombang, Inna Silestyowati, saat berkonsultasi dengan kuasa hukumnya, Yuliana usai divonis majelis hakim di Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (3/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Samsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kuasa hukum terdakwa kasus dugaan suap Inna Silestyowati, Yuliana Herianti Ningsih mengaku akan mempelajari putusan yang dijatuhkan majelis hakim untuk kliennya.

Hal itu diungkapkan usai sidang vonis atas terdakwa yang dijatuhi hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan serta denda Rp 50 juta subsider 1 bulan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (3/7/2018).

Ia mengatakan akan mempelajari putusan tersebut untuk memutuskan banding atau menerima.

Yuliana mengatakan ada beberapa fakta yang belum terungkap di persidangan.

"Ada beberapa fakta yang belum terungkap dalam persidangan. Diantaranya terkait mobil milik terdakwa yang disita KPK. Tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa karena terdakwa baru menyampaikan itu menjelang putusan," ujarnya.

Yuliana juga mengaku baru mengetahui adanya penyitaan ini lantaran dirinya merupakan pengacara yang ditunjuk untuk mengganti pengacara yang sebelumnya.

"Saya baru mendampingi saat sidang, waktu proses penyidikan bukan saya yang mendampingi," lanjut dia.

Baca: Terbukti Lakukan Suap, Kadinkes Kabupaten Jombang Inna Silestyowati Divonis 2,5 Tahun Penjara

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Deddy Sukmono mengaku menghormati putusan yang dijatuhkan majelis hakim untuk Inna Silestyowati.

Menurut Deddy, pihaknya akan menelaah lebih lanut vonis yang dijatuhkan kepada mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Jombang tersebut.

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help