Begini Kabar Kelanjutan Kasus Kekerasan Terhadap Wartawan di Jember

jurnalis beritajatim.com Oryza Ardiansyah Wirawan, megalami perlakuan tidak mengenakkan dan berujung tindak kekerasan di Jember

Begini Kabar Kelanjutan Kasus Kekerasan Terhadap Wartawan di Jember
(surya/Erwin Wicaksono)
Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat beri keterangan di Polres Jember, Selasa (10/7/2018), saat ini Polres Jember resmi menyerahkan kasus kekerasan tersebu kepada Subdenpom TNI di Jember. 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Beberapa waktu lalu, seorang jurnalis beritajatim.com Oryza Ardiansyah Wirawan, megalami perlakuan tidak mengenakkan dan berujung tindak kekerasan yang dilakukan oleh oknum TNI.

Kejadian tersebut terjadi sesuai pertandingan antara Persid Jember v Dharaka Sindo dalam lanjutan laga Liga 3 yang berlangsung di stadion Jember Sport Garden.

Pertandingan tersebut berkesudahan sama kuat dengan skor 1-1. Kala itu pertandingan berlangsung alot diwarnai tensi tempo permainan cukup tinggi, sehingga rawan kericuhan.

Berniat mengambil gambar ketika wasit terlibat cek cok dengan pemain Dharaka Sindo, Oryza malah dipukuli oleh oknum TNI yang terlihat jelas dari video yang direkam seorang penonton di atas tribun kala itu.

Lalu bagaimana kabar kasusnya kini? Saat inu Polres Jember melimpahkan berkas kasus penganiayaan terhadap Oryza A. Wirawan kepada Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom).

Baca: Pria Sidoarjo Tega Jual Istri untuk Layanan Spesial karena Faktor Ini. . .

"Soal insiden yang menimpa Oryza, hari ini resmi kami serahkan berkas kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum TNI kepada Subdenpom TNI yang ada di wilayah Jember," terang Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat ditemui di Polres Jember, Selasa (10/7/2018).

Kapolres Jember itu tetap berjanji bahwa Polres Jember akan terus pantau dan kawal kasus pengeroyokan dengan kekerasan yang dialami Oryza, selama kasus tersebut dilimpahkan ke Subdenpom.

"Pastinya kita pantau terus, nantinya Subdenpom akan melakukan rilis," ujarnya.

Kusworo menututkan, melihat bukti yang ada, yakni berdasarkan pemeriksaan barang bukti video yang menggambarkan kejadian sesungguhnya di lokasi kejadian, tidak terlihat dan ditemukan pelaku yang berasal dari warga biasa atau warga sipil.

Baca: Sempat Beredar Video Via Vallen Panggil Dirinya Mama ke Seorang Anak, Ternyata Ini Versi Aslinya

"Kita juga melihat dari hasil temuan pemeriksaan saksi-saksi dan juga gambaran kejadian dari video, kami tidak temukan pelaku yang berasal dari unsur sipil, kami putar kami zoom ya tetap tidak ada unsur sipil yang terlihat" paparnya.

Rekan seperjuangan korban, Ketua PWI Jember Sigit Edi bersikukuh terus mengawal kasus yang menimpa Oryza hingga selesai. Saat ini Polres Jember resmi menyerahkan kasus kekerasan tersebu kepada Subdenpom TNI di Jember.

Baca: Protes Pengeroyokan pada Jurnalis, Puluhan Wartawan Lakukan Aksi Solidaritas di Depan Gedung Grahadi

Sigit yang juga jurnalis itu berharap kasus kekerasan yang diduga dilakukan pemain dan suporter Sindo Dharaka terhadap Oryza ini menjadi pelajaran dan tidak kembali terulang.

Semoga tidak terjadi lagi penganiayaan terhadap profesi jurnalis, yang jelas kami akan terus pantau dan kawal kasus ini,"pungkasnya saat hadir di Polres Jember. (ew)

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help