Karnaval TK di Probolinggo Jadi Viral, Polda Jatim Langsung Beri Penjelasan

Video karnaval anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) Kartika yang sebelumnya diupload oleh netizen di Facebook menjadi sorotan warganet

Karnaval TK di Probolinggo Jadi Viral, Polda Jatim Langsung Beri Penjelasan
Istimewa/ Facebook
Karnaval TK di Problinggo 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Pawai karnaval anak-anak mengenakan kostum serba hitam plus membawa senjata mainan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI KE-73 di Kota Probolinggo menjadi pusat perhatian netizen di media sosial.

Video karnaval anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) Kartika yang sebelumnya diupload oleh netizen di Facebook menjadi sorotan warganet hingga menuai komentar miring.

Rata-rata warganet menganggap salah satu kostum peserta karnaval "Nyleneh' yang mengandung sebuah kontroversi.

Menanggapi kejadian hal tersebut, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur juga bertindak menindaklanjuti untuk meluruskan informasi kebenaran video dalam kejadian itu.

Karnaval TK di Probolinggo Berkostum Serba Hitam dan Bawa Replika Senjata, Polisi Kuak Fakta Penting

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, pihaknya telah menerima informasi kalau dari pihak sekolah bersama instansi terkait sudah memberikan klarifikasi terkait kejadian ini.

"Iya benar kejadian itu (karnaval) terjadi di Kota Probolinggo," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Jumat (18/8/2018).

Barung mempersilahkan untuk mengakses informasi kepada pihak-pihak terkait misalnya ke pihak panitia dan guru di sekolahnya.

Pasalnya, ketua panitia dan kepala sekolah TK Kartika yang didampingi Kapolres Probolinggo Kota, Dandim 0820/ Probolinggo, dan Kadiknas Kota Probolinggo telah melakukan konferensi pers untuk klarifikasi mengenai dampak dari karnaval ini.

"Sudah ada jumpa pers dari instansi terkait, itu klarifikasinya," ucap Barung.

Meski demikian Barung masih belum membeberkan terkait rencana apakah akan ada tindakkan penyelidik lanjutan.

Terpenting, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu bersikap positif setiap kali menyikapi suatu permasalahan khususnya di media sosial.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help