DPRD Kota Malang Lumpuh, Minimal 30 Anggota Dewan Harus Dilantik untuk Bisa Pulih Kembali

Tinggal tersisa 4 anggota dewan di DPRD Kota Malang usai 41 anggota dewan statusnya ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan oleh KPK.

DPRD Kota Malang Lumpuh, Minimal 30 Anggota Dewan Harus Dilantik untuk Bisa Pulih Kembali
SURYA/SRI WAHYUNIK
DPRD Kota Malang kondisinya sepi, Rabu (28/3/2018), paska banyak anggota Dewan yang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan KPK. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Saat ini, tinggal tersisa 4 anggota dewan di DPRD Kota Malang usai 41 anggota dewan statusnya ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jika dirinci, 19 anggota dewan Kota Malang ditahan dan menyusul kemudian, pada Senin (3/9/2018) 22 anggota DPRD kota juga ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus yang sama.

Sebelumnya, KPK menetapkan 22 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka suap terkait persetujuan penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Perda) Kota Malang tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2015.

Sebanyak 22 anggota DPRD Kota Malang itu diduga menerima hadiah atau janji dari Wali Kota nonaktif Malang Moch. Anton dan dugaan gratifikasi.

41 Anggota DPRD Kota Malang Jadi Tersangka Korupsi, Pengamat Politik: Mereka Harus Legawa Mundur

Disebut-sebut, DPRD Kota Malang sedang lumpuh akibat korupsi massal tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Pengamat Politik dari Universitas Brawijaya Malang, Wawan Sobari.

Kepada TribunJatim.com, ia menjelaskan, langkah yang seharusnya dilakukan untuk memulihkan kembali fungsi DPRD Kota Malang yang lumpuh adalah segera melakukan PAW (pergantian antar waktu).

PAW sendiri ditujukan untuk memenuhi kuorum dari jumlah anggota DPRD itu sendiri agar bisa menjalankan fungsi legislasi, pengganggaran, pengawasan dan lain sebagainya.

22 Anggota DPRD Kota Malang Ditetapkan Jadi Tersangka, Cak Imin: Ini Pembelajaran Penting

Halaman
12
Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved