Kelabui Polisi saat Razia, Dua Pria Asal Jalan Dinoyo Surabaya Sembunyikan Sabu dalam Sedotan
Tim Anti Bandit (TAB) Polsek Karangpilang Surabaya menangkap dua pengguna sabu saat berpatroli di Kelurahan Kedurus.
Penulis: Pradhitya Fauzi | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tim Anti Bandit (TAB) Polsek Karangpilang Surabaya menangkap dua pengguna sabu.
Keduanya masing-masing bernama Syahrul Zakaria (28) dan Syehabudin Hikma Iktiar (23), warga Jalan Dinoyo Sekolahan Surabaya.
Terkait hal itu, Kanit Reskrim Polsek Karangpilang Surabaya, Iptu Marji Wibowo mengatakan, saat personelnya berpatroli di Kelurahan Kedurus, kedua pelaku terlihat seperti orang ketakutan.
TAB Polsek Karangpilang lalu mencurigai keduanya.
• Persib Bandung Vs Madura United, Gomes de Oliveira Mengaku Diuntungkan dengan Kondisi Maung Bandung
Saat itu juga personel TAB Polsek Karangpilang menghampiri keduanya dan melakukan pemeriksaan.
Saat penggeledahan, tangan salah satu tersangka terlihat menggenggam sebuah sedotan plastik berwarna merah.
"Ketika kami kroscek, ternyata dalam sedotan plastik itu ada satu plastik klip berisi sabu," kata Marji, Senin (8/10/2018).
Marji mengimbuhkan, sabu itu digulung oleh pelaku sekecil mungkin hingga dapat dimasukan dalam sedotan.
• Pasca Penggeledahan KPK di Pendopo Malang, Rendra Kresna Mundur dari Ketua DPW Nasdem Jatim
Ketika itu pula, keduanya tak dapat mengelak lagi.
Selanjutnya, kedua pria itu langsung digelandang menuju Mapolsek Karangpilang Surabaya untuk diproses lebih lanjut.
Sesampainya di ruang penyidikan, keduanya mengakui bila barang haram itu adalah miliknya.
"Rencananya, sabu itu akan digunakan untuk pesta berdua," sambungnya.
• Otak Komplotan Curanmor Minta Maaf dan Cium Tangan Korban saat Press Release di Polda Jatim
Polisi mengamankan barang bukti berupa satu poket sabu seberat 0,26 gram, sebuah ponsel merek SmartFren type C1, dan sepeda motor merek Yamaha Vixion dengan nopol L 5007 GZ berwarna hitam.
Menurut pengakuan keduanya, satu poket sabu itu dibeli dari seseorang berinisial H senilai Rp 150.000.
• Meski Kalah dari Arema FC, Persebaya Pulang dan Disambut Bak Pahlawan, Djanur: Terima Kasih Bonek
"Belinya cuma satu klip, harganya Rp 150.000," kata Syahrul dan Syehabudin.
Tak hanya itu, keduanya juga mengaku telah mengonsumsi barang haram itu sejak setahun belakangan dengan alasan agar staminanya tetap terjaga saat bekerja.