Gempa Sumenep

Dampak Gempa Sumenep Cukup Parah, Pakde Karwo Pastikan Sebanyak 246 Rumah Rusak

Dampak Gempa Sumenep Cukup Parah, Gubernur Jatim Pakde Karwo memastikan bahwa sebanyak 246 rumah rusak jadi korban.

Dampak Gempa Sumenep Cukup Parah, Pakde Karwo Pastikan Sebanyak 246 Rumah Rusak
TRIBUNJATIM/MOHAMMAD ROMADONI
Gubernur Jatim Soekarwo, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, dan Pangdam v Brawijaya saat naik heli untuk berangkat meninjau Gempa Sumenep, Kamis (11/10/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jatim Soekarwo didampingi Kapolda Irjen Pol Luki Hermawan dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman telah meninjau wilayah terdampak gempa di Pulau Sapudi, Kabupaten Pemekasan, Madura, Kamis (11/10/2018).

Setelah lima jam berada di lokasi bencana, tiga petinggi di Jatim tersebut langsung kembali ke Surabaya.

Mereka kembali ke Mapolda Jatim dan tiba di tempat Hanggar Heli Mapolda Jatim, sekitar pukul 14.30 WIB.

Gubernur Soekarwo menjelaskan, pemerintah harus memberikan keyakinan terhadap masyarakat terkait musibah gempa bumi di Jatim.

"Untuk rumah rusak berjumlah 246 rumah," ujarya di teras lobi Gedung Tri Brata Mapolda Jatim.

12 Rumah Warga Tulungagung Rusak Diserang Para Pendekar Silat, Pemkab Ngaku Siap Tanggung Jawab

Inilah Daftar Lengkap 12 Orang Warga Korban Gempa Sumenep, Baik Luka maupun Meninggal

Menurut Pakde Karwo, dari 246 rumah yang rusak tersebut rinciannya, sebanyak 210 unit rumah di Gayam dan 36 rumah di Nunggunong.

"Rumah yang rusak sedang ada 80 dan 100 rusak ringan," jelasnya.

Ditegaskan, kerusakan rumah terdampak gempa tersebut akan menjadi tanggung jawab Pemprov Jatim.

"Artinya kita bersama-sama memberikan jaminan kepada mereka untuk memperbaikainya," tegas Gubernur Jatim dua periode ini. (Mohammad Romadoni)

KPK Terus Obok-obok Pemkab Malang, Bupati Rendra Kresna Kian Pasrah, Begini Pengakuan Blak-blakannya

Wilayah Jatim Diguncang Gempa, Pakde Karwo Jamin Rumah Rusak jadi Tanggung Jawab Pemprov

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help