Fix, Bupati Malang Rendra Kresna Ditetapkan KPK Jadi Tersangka dalam Dua Perkara

Bupati Malang, rendra Kresna resmi ditetapkan KPK sebagai tersangka tindak korupsi pada Kamis (11/10/2018).

Fix, Bupati Malang Rendra Kresna Ditetapkan KPK Jadi Tersangka dalam Dua Perkara
TRIBUNJATIM.COM/AQWAMIT TORIK
Rendra Kresna, Bupati Malang 

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Bupati Malang, rendra Kresna resmi ditetapkan KPK sebagai tersangka tindak korupsi pada Kamis (11/10/2018).

Pernyataan ini disampaikan sendiri oleh Wakil Ketua KPK Saut Situmorang.

Dia menyebut Rendra dikaitkan dalam dua perkara.

Pertama, Rendra selaku Bupati Kabupaten Malang periode 2010-2015, diduga menerima suap terkait penyediaan sarana Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Malang sebesar Rp 3,45 miliar.

(4 Hari Lagi Pendaftaran CPNS 2018 Ditutup, Ini Tips Bagi Pelamar yang Tidak Menemukan Program Studi)

(Cerita Para Warga Jember Saat Gempa: Lari Sambil Gendong Anak, Loncati Jendela dan Cari Selimut Cucu)

Selain Rendra, KPK juga menetapkan seseorang dari pihak swasta bernama Ali Murtopo (AM) sebagai pemberi suap.

"Tersangka RK diduga menerima suap dari tersangka AM sekitar Rp 3,45 miliar terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2011," ucap Saut saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (11/10/2018).

Dalam kasus ini, Rendra disangka melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara, Ali disangka melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang Undang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

(Pemprov Jatim Janji Akan Bangun Kembali Rumah yang Rusak di Lokasi Bencana Gempa Pulau Sapudi)

(Main di Film Matt n Mou Bareng Pacar Sendiri, Prilly Latuconsina: Asik Nggak Perlu Takut Baper!)

Pada perkara kedua, Rendra bersama seorang pihak swasta bernama Eryk Armando Talla (EAT) diduga menerima gratifikasi sekitar Rp 3,55 miliar.

Dalam perkara ini, Eryk juga ditetapkan sebagai tersangka.

"Tersangka RK selaku Bupati Malang 2 periode 2010-2015 dan periode 2016-2021, bersama-sama dengan EAT, diduga menerima gratifikasi yang dianggap suap karena berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya sebagai Bupati Malang setidak-tidaknya sampai saat ini sekital total Rp 3,55 miliar," tutur Saut.

Untuk kasus ini, Rendra dan Eryk disangkakan melanggar pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPK Tetapkan Bupati Malang Tersangka Dua Kasus Korupsi", 
Penulis : Devina Halim
Editor : Sandro Gatra

(Dishub Surabaya Pecat 3 Jukir Nakal, Tak Lalukan Tapping di Taman Bungkul)

(Pemprov Jatim Janji Akan Bangun Kembali Rumah yang Rusak di Lokasi Bencana Gempa Pulau Sapudi)

Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help