Operasi Pencarian pendaki Asal Brebes di Gunung Semuru Dihentikan

Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Wawan Hadi Siswoyo, pencarian dihentikan dan d

Operasi Pencarian pendaki Asal Brebes di Gunung Semuru Dihentikan
Istimewa/TribunJatim.com
Anggota Operasi SAR pencarian Saidin, pendaki Gunung Semeru yang hilang usai terjatuh dari pohon. 

 TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Pencarian terhadap Saidin (20), pendaki Gunung Semeru asal Brebes, Jawa Tengah dihentikan.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Wawan Hadi Siswoyo, pencarian dihentikan dan ditutup, Kamis (11/10/2018) sore.

"Pencarian dinyatakan selesai dan ditutup. Karena tidak ada tanda-tanda ditemukannya jenazah Saidin jadi dihentikan setelah tujuh hari operasi digelar," ujar Wawan.

Meski begitu BPBD mengharapkan kepada siapapun jika menemukan jejak survivor Saidin atau barang atau jejak miliknya, melapor ke petugas.

Tim SAR Libatkan Pendaki asal Brebes Yang Selamat untuk Mencari Rekannya di Gunung Semeru

Pencarian melibatkan delapan tim dilakukan sejak Jumat (5/10/2018). Pencarian juga melibatkan survivor yang selamat Affan Abdullah (21). Affan adalah rekan Saidin yang kembali ke Pasrujambe dan melapor jika temannya Saidin meninggal dunia.

Sejak Jumat (5/10/2018), setelah menerima laporan, operasi pencarian dilakukan. Pencarian dengan menelusuri sejumlah kawasan di jalur Tawonsongo. Rupanya pencarian tidak menemukan Saidin.

Masalah Keguguran Berulang Dapat Dideteksi dengan Laparaskopi

"Jika ada laporan penemuan jejak atau barang milik survivor, operasi pencarian bisa dibuka lagi," pungkas Wawan.

Seperti diberitakan, Saidin dan Affan mendaki Semeru sejak 25 September 2018. Keduanya melewati jalur Tawonsongo, Pasrujambe, Lumajang. Rute itu bukan rute pendakian umum yang disarankan oleh pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. (Sri Wahyunik/TribunJatim.com)

Sumber : TribunJatim.com

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help