Edarkan Pil Double L, Pedagang Ayam Asal Jombang ini Dibekuk Polisi 

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang ayam itu ditangkap polisi karena ketahuan menyimpan narkoba jenis pil double L

Edarkan Pil Double L, Pedagang Ayam Asal Jombang ini Dibekuk Polisi 
SURYA/SUTONO
Ahmad Wahyudi (dua dari kanan), tersangka pengedar pil double L, di Polsek Peterongan, Jombang. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG -  Petugas Polsek Peterongan membekuk seorang pria bernama Ahmad Wahyudi (36) warga Dusun Kejambon, Desa Dapur Kejambon, Kecamatan Jombang Kota.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang ayam itu ditangkap polisi karena ketahuan menyimpan narkoba jenis pil double L

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu kaleng bekas bungkus rokok isi 329 butir pil double L, satu lembar kertas rokok atau grenjeng, dan satu unit ponsel berwarna hitam.

Kapolsek Peterongan, AKP Mintarto menjelaskan, penangkapan pedagang ayam itu bermula dari kasus sebelumnya, yakni tertangkapnya perempuan bernama Yanti.

Kecelakaan di Tol Sumo Gresik Tewaskan 5 Korban, Begini Imbauan Polisi untuk Pengemudi Lainnya

Warga Desa Pulolor, Kecamatan Jombang Kota itu, ditangkap saat polisi menggelar operasi cipta kondisi karena membawa pil double L.

Saat ditanya, dia mengaku barang haram tersebut milik Mohammad Dwi Novianto (25), warga Desa Brambang, Kecamatan Diwek.

Polisi kemudian menangkap Dwi serta menyita barang bukti 12 butir pil double L dan uang hasil penjualan sebesar Rp 40 ribu.

Matras Limbah Sandal Jepit Siap Dipasang Di Jogging Track Selatan Pasar Keputran Surabaya Hari Ini

Dalam pemeriksaan, Dwi mengaku barang haram tersebut ia dapatkan dari Ahmad Wahyudi dan segera menangkap tersangka.

Awalnya, Ahmad Wahyudi mengelak tudingan petugas, namun dia tak berkutik ketika petugas menemukan sejumlah barang bukti.

"Kasus ini kita kembangkan lagi guna mengungkap jaringan di atasnya. Para pelaku kita jerat pasal 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan," pungkas AKP Mintarto.

Ribuan Warga di Perak Utara Surabaya Keluhkan Puluhan Tahun Tak Bisa Dapatkan Air Bersih

Penulis: Sutono
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved