Pilpres 2019

Pilpres 2019 Berebut Simpati Masyarakat Jawa Timur, Ini Prediksi Pengamat Politik

Jawa Timur tampaknya jadi rebutan bagi kedua pasang calon di Pilpres 2019, Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandi.

Pilpres 2019 Berebut Simpati Masyarakat Jawa Timur, Ini Prediksi Pengamat Politik
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Presiden Republik Indonesia terpilih Joko Widodo mengunjungi Ketua Umum Partai Gerindra yang juga mantan pesaingnya dalam Pilpres lalu, Prabowo Subianto, di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jawa Timur tampaknya jadi rebutan bagi kedua pasang calon di Pilpres 2019.

Hal tersebut karena di satu sisi, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin ingin menang di Jawa Timur hingga 70 persen, namun di sisi lain, pasangan Prabowo-Sandi ingin menambal defisit suaranya di Pilpres 2014 lalu, dan bisa menang di Jawa Timur berapapun hasilnya.

Melihat keinginan mereka, Pengamat Politik dari Universitas Brawijaya (UB) Malang, Wawan Sobari melihat jika masih sangat dini untuk memprediksi siapa yang bisa memikat hati masyarakat Jawa Timur.

Kubu Jokowi Anggap Janji Prabowo Tak Impor Apapun Tidak Realistis

Kata Pengamat Soal Pernyataan Tampang Boyolali Prabowo Subianto

Apalagi, Jawa Timur yang kental dengan budaya pesantren juga mengalami dinamika dalam perpolitikan.

"Menurut saya itu tidak begitu mudah, karena Jawa Timur sudah lama jadi basis PKB, bahkan menjadi lumbung dari PKB, sementara PKB mendukung koalisi Jokowi, selain itu ini juga baru tahap awal, Pemilu masih 5 bulan lagi, sementara Jokowi belum turun (kampanye) di Jatim," ungkap Wawan Sobari kepada TribunJatim.com, Selasa (6/11/2018).

Sementara itu, survei terbaru yang dirilis oleh LSI Denny JA, Prabowo kalah di 80 persen di 10 wilayah provinsi yang paling banyak jumlah penduduknya.

Aliansi Kiai dan Nyai Muda Jawa Timur Nyatakan Sikap Dukung Jokowi dalam Pilpres 2019

Prabowo: Saya Juga Bingung, Kalau Bercanda Dipersoalkan, Begini Dipersoalkan, Begitu Dipersoalkan

Namun menurut Wawan Sobari, hal itu belum bisa dipastikan.

"Menurut saya klaim itu juga terlalu dini, karena Jokowi juga belum bisa memastikan bahwa dia akan menang di Jatim," jelas Wawan.

Jika dilihat dari Pilpres 2014, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla saat itu memang punya pengalaman lebih, karena berhasil menang di Jawa Timur.

Jokowi Tersenyum Saat Pedagang Pasar Celetuk Saya Orang Boyolali Lho, Pak Jokowi: Saya di Ngemplak

Ziarah ke Makam Sunan Ampel, Prabowo Subianto Bawa Pesan Semangat Kebangsaan

Namun, dinamika politik di pesantren juga saat ini tidak mudah untuk diprediksi.

Seperti yang diketahui, kedua pasangan calon presiden saling berlomba-lomba berkunjung di pesantren untuk mendapat simpati.

Jika dilihat dari peta Pilgub Jatim 2018, Wawan Sobari menjelaskan, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang didukung bahkan direkomendasikan langsung oleh para kiai besar Jawa Timur juga kalah dari Khofifah Indar Parawansa.

"Apakah Prabowo-Sandi akan menang tanpa restu dari partai yang menang di Jatim tapi ingin menang, menurut saya itu sulit dipastikan, karena politik santri terus berubah," pungkasnya.

Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved