Danramil dan Kapolsek di Gresik Ajak Ormas Kepemudaan Bantu Ciptakan Pemilu yang Aman

Sebab, pemuda sebagai ujung tombak keamanan dan pergerakan massa di masing-masing desa /kelurahan untuk tidak terpecah belah akibat Pemilu.

Danramil dan Kapolsek di Gresik Ajak Ormas Kepemudaan Bantu Ciptakan Pemilu yang Aman
SURYA/SUGIYONO
Pembekalan dan sosialisasi Pemilu aman dan lancar oleh jajaran Koramil dan Polsek Gresik Kota kepada para anggota ormas kepemudaan di Kantor Kecamatan Gresik, Selasa (20/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Jajaran Koramil dan Polsek wilayah Gresik Kota mengajak para organisasi kepemudaan untuk ikut mengamankan tahapan Pemilu 2019 mendatang.

Sebab, pemuda sebagai ujung tombak keamanan dan pergerakan massa di masing-masing desa /kelurahan untuk tidak terpecah belah akibat Pemilu.

Kapolsek Gresik Kota, AKP Suyatmi mengatakan, para pemuda yang tergabung dalam berbagai organisasi kepemudaan, mulai dari GP Ansor, Pemuda Pancasila, Karang Taruna, hingga Pemuda Muhammadiyah.

Dalam kegiatan sosialisasi Pemilu 2019 di Kantor Kecamatan Gresik dengan Danramil Gresik Kapten Inf, Imam Suudi mengatakan, para pemuda harus bersatu dalam mengawal pemilu. Walaupun perbedaan pilihan tapi para pemuda harus tetap bersatu.

Pelaku Pencabulan Anak Sesama Jenis Ancam Sebar Video Pencabulan Jika Korban Tolak Permintaannya

"Pemuda sebagai generasi bangsa harus bisa menyambut pemilu serentak ini dengan perdamaian. Jangan mudah dipecah belah dengan isu hoax yang bisa memecah belah masyarakat," kata Imam, saat di sosialisasi Pemilu dengan tema 'Keamanan Pemilu Bersama Ormas Kepemudaan' di Kecamatan Gresik, Selasa (20/11/2018).

Lebih lanjut, Danramil mengatakan, para pemuda yang tinggal di kampung dan di kota-kota harus mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dari pada hanya mementingkan perbedaan dalam pemilu.

Sebab, menjaga keutuhan NKRI lebih penting dari pada ribut mengenai perbedaan pilihan.

"Jadikan pemilu ini sebagai momentum perjuangan untuk mempertahankan keutuhan NKRI dari pada mementingkan golongan. Siapapun pemilih yang terpilih harus didukung untuk kemajuan Indonesia," kata Imam mantan Danramil Panceng.

Jokowi Sapa Warga Muhammadiyah, Pengamat Politik Unair: Elit Muhammadiyah Sangat Terbuka

Sementara itu, AKP Suyatmi meminta kepada anggota ormas kepemudaan untuk hati-hati terhadap perkembangan teknologi dengan adanya smartphone. Sebab, semua yang ingin dicari ada di gadget.

Namun, para generasi muda khususnya anggota ormas kepemudaan untuk hati-hati terhadap berita hoax.

Halaman
12
Penulis: Sugiyono
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved