Dinas Kesehatan Kota Malang Bekali Calon Pengantin Pengetahun tentang Kehamilan

Dinas Kesehatan Kota Malang mulai melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan angka harapan hidup seperti target.

Dinas Kesehatan Kota Malang Bekali Calon Pengantin Pengetahun tentang Kehamilan
Tribunnews.com
Ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dinas Kesehatan Kota Malang mulai melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan angka harapan hidup seperti target yang ditetapkan Wali Kota Malang Sutiaji.

Salah satu langkah yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Malang adalah menyasar para calon pengantin (catin) yang nantinya berencana untuk melahirkan dan memiliki anak.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Asih Tri Rachmi menjelaskan, Dinkes lebih konsentrasi menyasar calon pengantin.

Dispendik Jatim Turun Tangan, Putuskan Kepala SMAN 1 Gondanglegi Malang Dipindahtugaskan

Arema FC Vs Barito Putera, Seluruh Pemain Arema FC yang Sakit dan Cedera Bisa Kembali Merumput

Para calon pengantin akan diberikan bekal dan tuntunan saat ibu hamil dan cara mengasuh anak sejak masih dini melalui buku kesehatan ibu dan anak (KIA).

“Jadi, biasanya buku KIA atau kita sebutnya sebagai buku pink itu diberikan pada saat ibu mengandung. Tapi sekarang diberikan kepada para calon pengantin," kata Asih, Rabu (21/11/2018).

Buku tersebut membahas tentang pengetahuan cara sehat ketika ibu hamil dan mengasuh anak.

112 Desa dan Kelurahan di Jawa Timur Dapat Predikat Sadar Hukum dari Kemenkumham

Momen Politik Dinilai Beri Dampak Pertumbuhan Penjualan AMDK Meski Tak Besar

Buku itu bisa jadi panduan bagi calon pengantin yang nanti hamil.

Informasi yang ada di dalamnya seperti cara menjaga kehamilan, mengenal tanda kehamilan yang berbahaya, termasuk merawat bayi yang baru dilahirkan.

"Termasuk informasi tumbuh kembang bayi. Jika bayinya tidak sesuai pertumbuhannya, maka ada cara untuk merangsang bayi seperti tertera di dalam buku tersebut," jelas Asih.

Tampil Melempem Lawan Metro FC di Piala Indonesia, Begini Pembelaan Srdan Ostojic

Wali Kota Malang Ingatkan Siswa Sekolah Cara Mencium Tangan Orangtua dan Guru yang Benar

Pembagian buku KIA tersebut sifatnya gratis.

Dinkes Kota Malang bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang untuk menyalurkan buku tersebut.

Dalam berbagai kesempatan, buku dibagikan ketika dilakukan seminar dengan mengundang calon pengantin.

"Kerja sama ini sudah lama, tapi dulu memang belum berkesinambungan. Sejak awal 2018 ini sudah mulai dilakukan secara berkelanjutan," tegas Asih. (Benni Indo)

Penulis: Benni Indo
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved