Lewat Program Isbat Nikah, Pemkab Jember Nikahkan Sebanyak 5.000 Pasangan Suami Istri

Lewat Program Isbat Nikah, Pemkab Jember Menikahkan Sebanyak 5.000 Pasangan Suami Istri.

Lewat Program Isbat Nikah, Pemkab Jember Nikahkan Sebanyak 5.000 Pasangan Suami Istri
Surya/Rahadian Bagus
Nikah Massal 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Pemkab Jember menikahkan sebanyak 5.000 pasangan di tahun 2018. Pasangan itu merupakan pasangan resmi secara agama, namun belum tercatat secara resmi dalam dokumen pernikahan negara. 5.000 pasangan itu dinikahkan kembali melalui sidang isbat nikah.

Bupati Jember Faida mengatakan, program isbat nikah itu sudah digelar sejak dua bulan lalu. "Sampai akhir tahun 2018, kami nikahkan 5.000 pasangan. Itu yang terdata di tahun ini. Mereka adalah pasangan sah secara agama, namun belum tercatat di negara," ujarnya, Selasa (27/11/2018).

Aksi Menuntut Prabowo Minta Maaf Dituding Bermuatan Politis, Driver Ojek Online Jatim Bereaksi Keras

Menurut Faida, para pasangan itu sudah memiliki anak, bahkan juga cucu. Dalam kondisi saat ini, orang tua yang tidak memiliki dokumen pernikahan, maka bisa merepotkan anak mereka.

"Akhirnya anak-anak itu terlahir sebagai anak mama saja. Ada bapaknya resmi, tetapi secara administrasi tidak ada. Karenanya Pemkab Jember memfasilitasi penyelesaiannya dengan sidang isbat nikah," jelasnya.

Sidang isbat nikah dilakukan secara bergiliran di kantor kecamatan se-Kabupaten Jember. 30 hakim Pengadilan Agama (PA) Jember diminta 'ngantor' ke kecamatan setiap hari Jumat.

Sebelum Kakak Kandungnya Dibunuh di Malang di Depan Matanya, Farida Beberapa Kali Rasakan Hal Aneh

Bupati Faida menyebut telah menyewa jasa para hakim itu secara khusus setiap hari Jumat untuk menikahkan para pasangan tersebut.

"Kami sudah menyewa jasa 30 hakim PA tentunya atas izin. Setiap hari Jumat ngantor di kecamatan, ada 500 pasangan yang dinikahkan setiap hari Jumat. Jadi bukan warga yang ke kantor PA dengan para saksiknya. Bisa-bisa nggak muat kantornya, jadi kami minta hakim yang ngantor di kecamatan," tegasnya.

Bahkan untuk meresmikan para pasangan yang sudah menikah secara agama itu, kata Faida, Pemkab Jember bakal menggelar acara 'ngunduh mantu'. Pemkab Jember akan menggelar resepsi untuk ribuan pasangan tersebut.

39 Orang Calon Komisioner KPU Jatim Jalani Tes Kesehatan, Berikut Jadwal Lengkapnya

Faida menambahkan, tidak menutup kemungkinan masih ada pasangan yang belum terdata dan belum termasuk dalam program isbat nikah tahun 2018 ini.

Karenanya, jika masih ada yang tercecer, Pemkab Jember akan mengalokasikan lagi untuk tahun 2019. (Sri Wahyunik)

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved