Kronologi Penggerebekan Karaoke Maxi Brillian Kota Blitar, Polda Jatim: Berawal dari Informasi Warga

Polda Jatim soal penggerebekan Karaoke Maxi Brillian: Awalnya kami memperoleh informasi adanya sebuah tempat karaoke yang menyediakan pemandu lagu.

Kronologi Penggerebekan Karaoke Maxi Brillian Kota Blitar, Polda Jatim: Berawal dari Informasi Warga
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Tersangka kasus prostitusi di Karaoke Maxi Brillian Kota Blitar saat hadiri press realease di Polda Jatim, Selasa (4/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ratna Ayu Kinanti dan Juwito Qairul Anwar alias Aan, hanya pasrah saat ditangkap Subdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Jatim.

Mereka adalah Mucikari dan manajer dari Maxi Brillian Live Music Resto dan Karaoke di Kota Blitar.

Keduanya ditetapkan menjadi tersangka kasus prostitusi oleh Polda Jatim terkait penggerebekan di tempat karaoke tersebut.

Kedua orang itu terbukti 'menjajakan' puluhan pemandu lagu atau Ladies Companion (LC) kepada para tamu pria saat hendak berkaraoke.

Hal tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera saat menggelar press release pada Selasa (4/12/2018).

Barung mengatakan, penangkapan itu berlangsung pada Senin (3/12/2018) dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB.

"Awalnya pada bulan November 2018, kami memperoleh informasi (dari warga) adanya sebuah tempat karaoke yang menyediakan pemandu lagu. Biasa melayani hubungan seks dalam room karaoke itu," jelas Barung kepada awak media.

Polda Jatim Gelar Kasus Penggerebekan Karaoke Maxi Brillian: 2 Tersangka Kerap Tawarkan Pemandu Lagu

Kemudian, personel Subdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Jatim melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Setelah dikroscek, ternyata informasi itu benar adanya.

Halaman
12
Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved