Tidak Izin Warga Silo Jember, Staf Dinas ESDM Jatim dan Tiga WNA Nyaris Jadi Korban Amuk Massa

Gara-gara datang tidak kulonuwun, setidaknya tujuh orang nyaris diamuk massa di Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Rabu (5/12/2018).

Tidak Izin Warga Silo Jember, Staf Dinas ESDM Jatim dan Tiga WNA Nyaris Jadi Korban Amuk Massa
sri wahyunik/surya
Warga Pace Silo Jember introgasi esdm Jawa Timur di Mapolres Jember 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Gara-gara da

Perwakilan Warga Pace Jember Interogasi Staf Dinas ESDM Jatim di Mapolres Jember

tang tidak kulonuwun, setidaknya tujuh orang nyaris diamuk massa di Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Rabu (5/12/2018).

Ketujuh orang itu antara lain terdiri atas dua orang staf Dinas ESDM Provinsi Jatim, tiga warga negara asing (WNA), satu orang penerjemah, dan sopir. Sopir ini kemungkinan lebih dari satu orang, karena ada tiga mobil yang dikut diamankan dalam peristiwa tersebut.

Kedatangan mereka terkait rencana penambangan emas di Blok Silo. Staf Dinas ESDM Jatim Darmanto mengaku bersama WNA itu melakukan survei awal.

Survei akan dilakukan di dua hingga tiga titik lokasi area wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) emas di Blok Silo.

Namun kehadiran tamu tak diundang ini memicu kemarahan warga. Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo menyebut kedatangan mereka tidak kulonuwun atau permisi.

Persebaya vs PSIS Semarang Osvaldo Haay Absen, Djandjang Nurdjaman Siapkan Pemain Ini

"Tidak ada pemberitahuan, atau permisi ke Pemkab, camat, Polsek, desa, atau RW dan RT setempat. Sementara di sisi lain, warga Pace Kecamatan Silo menolak rencana penambangan emas itu," kata AKBP Kusworo Wibowo.

Warga mengetahui kehadiran para tamu tak diundang itu, Rabu (5/12/2018) pagi. Sejak September lalu, warga Desa Pace Kecamatan Silo memang mendirikan Posko Anti Tambang. Pendirian posko iu juga diikuti dengan pemantauan kepada tamu yang hendak masuk ke desa itu.

Desa Pace bersebelahan dengan Desa Mulyorejo. Kedua desa ini berada di kawasan pegunungan yang berbatasan dengan Kecamatan Kalibaru Kabupaten Banyuwangi. Hanya ada satu akses jalan raya untuk masuk ke kedua desa tersebut.

Dua desa ini termasuk dalam peta kawasan IUP emas Blok Silo seluas 4.023 hektare yang dikeluarkan oleh Kementerian ESDM. Sejauh ini izin tersebut berupa izin eksplorasi.

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved