Gerebek Pabrik Arak di Tuban, Polres Gresik Sita 26 Dos Botol Arak dan Tiga Pelaku

Gerebek Pabrik Arak di Tuban, Polres Gresik Sita 26 Dos Botol Arak dan Tiga Pelaku.

Gerebek Pabrik Arak di Tuban, Polres Gresik Sita 26 Dos Botol Arak dan Tiga Pelaku
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Pabrik arak di Kabupaten Tuban yang digerebek Polres Gresik, Kamis (3/1/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Polres Gresik menggerebek sebuah pabrik arak yang berada di Desa Cangkring, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

Penggerebekan untuk memutus mata rantai peredaran miras jenis arak yang dijual di Kota Pudak.

Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo menegaskan, penggerebekan berawal dari hasil pengembangan usai melakukan razia miras di Desa Boteng, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Sebanyak 26 dos miras jenis arak diamankan dari seorang pria paruh baya, Wahyudi (54) yang juga warga setempat.

PKS Partai Pertama yang Serahkan Laporan Sumbangan Kampanye ke KPU Gresik, PKPI Tak Setor

Usai melakukan penyelidikan, polisi kembali menangkap satu tersangka lagi bernama Hanis Wahyudi.

Dari keterangan pelaku, miras siap edar itu didapatnya dari wilayah Tuban.

Ia membeli dari Rais Nurwanto (40), warga Desa Ngino, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Dari hasil pengembangan, satuan Korps Bhayangkara itu kembali menangkap satu tersangka lagi warga Kelurahan Kedungombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban yang juga pemilik pabrik miras, Agus Setiawan (29).

Mengaku Punya Proyek di Gresik, Pria di Surabaya Gondol Uang Rp 36 Juta Milik Teman Sekolahnya

Polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain 72 botol kosong, 2 tabung gas elpiji ukuran tiga kilo, 11 drum kosong setengah jadi. Berikutnya, 72 botol warna merah, 100 plastik segel, dan 432 botol arak Tuban.

Polisi langsung mengamankan ketiga tersangka, dua tersangka digelandang menuju Polres Gresik.

"Satu tersangka lainnya bernama Lukman kami serahkan ke Polres Tuban," ujarnya, Kamis (3/1/2019).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiganya dijerat dengan pasal 204 KUHP dan pasal 142 Undang-undang tentang pangan.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved