Polda Lakukan Olah TKP Laka Maut di Beji Pasuruan

Direktorat lalu lintas Polda Jawa Timur dan petugas gabungan menggelar olah tempat kejadian perkara (tkp) paska kecelakaan maut antara Mitsubishi L 3

Polda Lakukan Olah TKP Laka Maut di Beji Pasuruan
(Surya/Galih Lintartika)
Direktorat lalu lintas Polda Jawa Timur dan petugas gabungan menggelar olah tempat kejadian perkara (tkp) paska kecelakaan maut antara Mitsubishi L 300 Nopol P 1264 DE dan KA Jayabaya 145 dengan No lok CC 20161306 di perlintasan sebidang tanpa palang pintu Desa Beji, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Rabu (9/1/2019) sore. 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Direktorat lalu lintas Polda Jawa Timur dan petugas gabungan menggelar olah tempat kejadian perkara (tkp) paska kecelakaan maut antara Mitsubishi L 300 Nopol P 1264 DE dan KA Jayabaya 145 dengan No lok CC 20161306 di perlintasan sebidang tanpa palang pintu Desa Beji, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Rabu (9/1/2019) sore.

Petugas gabungan ini terdiri dari Dirlantas Polda Jawa Timur, Dunas Perhubungan Provinsi Jatim bersama unit laka lantas Polres Pasuruan.

Tim memeriksa tempat kejadian perkara dan memintai keterangan sejumlah saksi. Petugas juga memeriksa kondisi minibus jenis L 300 nopol P 1264 DE yang dievakuasi sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

Petugas berkeliling ke lokasi kejadian dan memeriksa satu per satu detail dari minibus L 300 ini. Petugas memeriksa semua yang ada di lokasi kejadian.

AKBP M. Budi Hendrawan, Kasubditbingakkum Ditlantas Polda Jawa Timur, menjelaskan, hasil olah tkp ini, nantinya akan menjadi data primer bagi petugas untuk mengetahui kronologis kejadian, serta penyebab kecelakaan.

Warga Beji Pasuruan Keluhkan Lampu dan Sirine Perlintasan KA Yang Mati

Air Rebusan Mie Instan Ternyata Mengandung Vitamin dan Tak Berbahaya, Lho! Ini Penjelasan Ahli Gizi

Vanessa Angel di Mata Mayang Sang Adik yang Mengaku Sempat Syok, Beri Dukungan dan Doa

Dikatakan dia, dari hasil olah tkp sementara, diketahui jika saat kejadian tidak ada lampu penerangan dan kondisinya sangat gelap.

Selain itu, sopir minibus, diduga lalai saat mengemudi dengan tidak memperhatikan laju kereta api Jayabaya yang melaju dari arah barat ke timur.

"Akibatnya, minibus yang membawa enam penumpang tertabrak kereta dan membuat lima orang meninggal dunia. Kami butuh waktu untu mendalaminya kembali, sebelum nanti kami simpulkan hasilnya," tambahnya kepada Tribunjatim.com.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kendaraan minibus ini berjalan dari Jember menuju Bandara Juanda. Minibus ini merupakan travel yang berangkat dari Jember.

Di Beji, informasinya, bus ini menjemput salah satu penumpang sebelum bertolak ke Bandara Juanda. Nahas, saat berbelok ke Beji, diduga kuat sopir tak hati - hati sehingga tidak mengetahui ada kereta yang melintas. Tabrakan pun tak terhindarkan. (lih/TribunJatim.com).

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved