Kampus di Surabaya

Berkat Desain Ombak, Mahasiswa ITS Raih Juara di National Bridge Competition di UGM

Merancang jembatan khusus pejalan kaki dibutuhkan keteletian dan perhatian pada beberapa faktor. Tantangan inilah yang dimenangkan oleh Mahasiswa ITS

Berkat Desain Ombak, Mahasiswa ITS Raih Juara di National Bridge Competition di UGM
Istimewa
Rain Sultan Al Hadiid dan Nugraha Alfanda Wildan merakit jembatan dalam kompetisi National Bridge Competition di Universitas Gadjah mada (UGM), beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Merancang jembatan khusus pejalan kaki dibutuhkan keteletian dan perhatian pada beberapa faktor.

Di samping dari faktor estetis, rancangan yang dibuat juga harus mempertimbangkan ketepatan dan kekokohan jembatan.

Tantangan inilah yang berusaha dipecahkan oleh tiga mahasiswa dari Departemen Teknik Sipil ITS.

Mereka pun berhasil menyabet first runner up dalam kompetisi National Bridge Competition di Universitas Gadjah mada (UGM), beberapa waktu lalu.

(Kamu Wanita Belum Menikah? Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV, Begini Penjelasan Dokter)

(Doddy Sudrajat Ayah Vanessa Angel Tak Kenal dengan Bibi Ardiansyah Meski Selalu Disudutkan)

Kompetisi rancang bangun jembatan berskala nasional tersebut menantang peserta untuk mendesain sebuah jembatan yang inovatif sekaligus estetis, untuk bisa diterapkan di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Tim yang beranggotakan Rain Sultan Al Hadiid, Nugraha Alfanda Wildan dan Cita Nanda Kusuma tersebut mencetuskan ide untuk menggunakan desain ornamen ombak sebagai tema jembatan.

Rain Sultan Al Hadiid menjelaskan, desain ombak sengaja dipilih karena menunjukkan ciri khas geografis dari Kabupaten Kulon Progo.

Menurutnya, untuk menonjolkan ikon dari suatu daerah tidak harus diangkat dari kebudayaan setempat, sebagaimana yang dilakukan banyak tim lainnya.

“Kebanyakan tim lain memilih ornamen batik sebagai ikon Kulon Progo yang ingin diangkat, jadinya malah terlihat mainstream karena banyak yang pakai,” ungkap mahasiswa yang akrab disapa Sultan ini, Minggu, (20/1/2019).

(Randy Pangalila dan Chelsey Frank Resmi Menikah, Ibunda Berjanji Putranya Akan Berbagi Kisah)

(Doddy Sudrajat Ayah Vanessa Angel Tak Kenal dengan Bibi Ardiansyah Meski Selalu Disudutkan)

Pada desain jembatannya tersebut,  timnya juga menyertakan elemen pemecah gelombang berupa struktur beton berkaki empat atau tetrapod.

Struktur beton ini memang lebih banyak digunakan pada jembatan pejalan kaki dibandingkan untuk jembatan penyeberangan kendaraan bermotor.

“Sesuai dengan fungsinya, rancangan ini juga dilengkapi dengan pengaman berupa pegangan di sepanjang jembatan,” ujar mahasiswa angkatan 2017 ini.

(Komunitas Perupa Jawa Timur (Koperjati) Gelar Pameran Lukisan Bertema Local Wisdom)

(Kamu Wanita Belum Menikah? Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV, Begini Penjelasan Dokter)

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved