Puluhan Ibu di Probolinggo Berlatih Olah Nugget, Demi Jadi Wirausaha dan Buka Lapangan Kerja Baru

Puluhan Ibu di Probolinggo Berlatih Olah Nugget, Demi Jadi Wirausaha dan Buka Lapangan Kerja Baru.

Puluhan Ibu di Probolinggo Berlatih Olah Nugget, Demi Jadi Wirausaha dan Buka Lapangan Kerja Baru
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Pemkab Probolinggo Beri Pelatihan Pada Ibu-ibu. 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro memberikan pelatihan olahan nugget di Balai Desa Karangpranti Kecamatan Pajarakan, Selasa (22/1/2019).

Kegiatan yang menggunakan anggaran dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2019 ini diikuti oleh 35 orang peserta dari unsur ibu-ibu dari 12 desa se-Kecamatan Pajarakan.

Kepala Bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Zulkarnain mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal ketrampilan dalam pembuatan olahan nugget.

Perempuan Cantik Asal Probolinggo ini Punya Cara Tersendiri Jaga Bentuk Tubuh

"Selain itu untuk membantu dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan baru baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain. Sehingga mampu mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Probolinggo, khususnya di Kecamatan Pajarakan," katanya.

Dengan adanya pelatihan ini Zulkarnain mengharapkan agar nantinya mereka mampu membuka usaha-usaha baru dalam pengolahan nugget sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Semoga melalui pelatihan olahan nugget ini akan tumbuh calon wirausaha-wirausaha baru di Kabupaten Probolinggo. Sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini mereka akan diberikan pembinaan manajemen dan pemasaran agar usahanya bisa semakin maju dan berkembang," harapnya.

Wali Kota Probolinggo Terpilih Gratiskan Biaya Rumah Sakit Empat Korban Tewas yang Tersengat Listrik

Sementara Camat Pajarakan, Sukarno menyampaikan ucapan terima kasih karena telah memberikan kesempatan kepada masyarakat Kecamatan Pajarakan untuk belajar membuat olahan nugget dengan bahan dasar ayam.

"Kegiatan ini sangat bagus sekali karena dapat menambah ilmu untuk membuat masakan yang banyak digemari. Dari segi kesehatan kandungan proteinnya sangat tinggi dan dijamin sehat serta hemat biaya," katanya.

Sukarno meminta agar pelatihan olahan nugget ini diikuti dengan baik dari awal hingga akhir.

Selanjutnya para kepala desa (kades) diberikan kewenangan untuk mengevaluasi hasil dari pelatihan tersebut.

"Mudah-mudahan dari pelatihan ini nantinya mereka mampu membuka lapangan usaha dan menjadi seorang wirausaha baru," katanya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved